Terduga Teroris Akan Serang Mako Brimob dengan Panah Bom

Kompas.com - 13/05/2018, 15:39 WIB
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

JAKARTA, KOMPAS.com — Terduga teroris yang akan melakukan aksi di Jakarta, Bandung, dan Markas Korps Brimob Polri telah memodifikasi senjata mereka.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, selain senjata api, terduga teroris juga membawa busur dan anak panah yang ujungnya dipasang bom.

"Seperti panah yang kalau ditembakkan sampai target, di ujungnya bisa meledak," kata Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Dari terduga teroris itu, polisi juga menyita 2 senjata api dan 8 butir peluru. Setyo mengatakan, modifikasi senjata yang dilakukan teroris terbilang canggih. Oleh karena itu, kewaspadaan polisi juga harus ditingkatkan.

"Selain kewaspadaan, kita juga memberikan pengamanan lebih kepada masyarakat. Itu yang lebih penting," kata Setyo.

Setyo mengatakan, kelompok tersebut menargetkan kantor polisi sebagai sasaran untuk menyerang. Namun, polisi belum bisa mengungkap apakah hal ini berkaitan langsung dengan tragedi di Markas Brimob Polri beberapa waktu lalu.

"Tentang rangkaiannya akan terkuak setelah analisis petugas selesai. Mohon waktu," kata Setyo.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X