Jodhi Yudono
Wartawan dan budayawan

Menulis esai di media sejak tahun 1989. Kini, selain menulis berita dan kolom di kompas.com, kelahiran 16 Mei ini juga dikenal sebagai musisi yang menyanyikan puisi-puisi karya sendiri maupun karya penyair-penyair besar semacam WS Rendra, Chairil Anwar, Darmanto Jatman, dan lain-lain.

Teroris, di Mana Alamat Surgamu?

Kompas.com - 13/05/2018, 10:43 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini


Jika teroris mencari surga dengan membunuh diri dan membunuh orang lain, di mana sebenarnya alamat surga mereka?

Saya kira, lantaran  mereka mirip drakula pengisap darah, bisa jadi surga mereka adalah di rumah-rumah tua yang pengap, sepengap hati dan pikiran mereka.

Atau, surga mereka berupa goa-goa purba, sepurba akal mereka yang menghalalkan segala cara untuk membunuh buruan mereka?

Atau?...

Ah, entahlah di mana sebenarnya alamat surga mereka.

***

Teroris memang begitu. Jangankan kepada nyawa orang lain, kepada nyawa sendiri mereka juga tak peduli. Kemulyaan mereka adalah tunduk patuh terhadap junjungan  mereka yang bernama "Paham". Paham mereka adalah menjadi penghuni surga, dan jalan menuju surga adalah jika mereka mau dan mampu menyingkirkan mereka yang tak sepaham dengan segala cara, termasuk cara yang paling bengis, menyiksa, dan membunuh, juga membunuh diri.

Tak beradab, memang. Mana ada orang yang memiliki adab menyiksa orang lain seperti binatang, sebuah tindakan yang dilarang dan dibenci oleh para Nabi. Mana ada orang beradab merusak kehidupan orang lain hingga luluh lantak?

Adab adalah norma atau aturan mengenai sopan santun yang didasarkan atas aturan agama, adab adalah kehalusan dan kebaikan budi pekerti; kesopanan; akhlak. Beradab artinya mempunyai adab; mempunyai budi bahasa yang baik; berlaku sopan: telah maju tingkat kehidupan lahir batinnya.

Maka, mereka yang melakukan tindakan teror dan mereka yang berada di belakangnya sebagai pendukung dan pembela tindakan terorisme sama bedebahnya dengan para teroris itu sendiri.

Maka, sebagai Ketua Umum Ikatan Wartawan Online, saya pun mengutuk keras tindakan teror yang terjadi  di Gereja Santa Maria, Surabaya, Jawa Timur, melalui bom bunuh diri.

"Kami lihat kejadian ini terjadi upaya bunuh diri," kata  Kabid Humas Polda Jatim Kombes  Frans Barung di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

Menurut Frans, bom meledak di halaman gereja. Ada dua orang dinyatakan meninggal, termasuk pelaku.

Sementara yang terluka ada 13 orang, yakni 2 polisi dan 11 masyarakat yang merupakan umat gereja.

Bom disebut meledak sekitar pukul 07.15 WIB.

Hingga pukul 11.17 WIB, tercatat 9 meninggal dunia dan 40 orang luka-luka.

***

Entah apa yang sesungguhnya mereka kejar dan tuju? Surga? Jangan-jangan surga yang mereka tuju tak sama dengan surga kita sekalian  kendati mereka mengaku seagama dengan kita.

Maklumlah, bukankah agama kita mengajarkan kasih sayang kepada sesama, seperti yang juga diajarkan Allah melalui nabi-Nya? Bismillahirrahmanirrahim.

Bukankah Tuhan mengajarkan kepada mahluknya untuk menebarkan cinta kasih di muka bumi?

Bukankah Yang Maha Hidup mengutuk setiap tindakan bunuh diri dan tentu saja mengutuk tindakan membunuh sesama?

Tapi begitulah, tiap kali terjadi tindakan teror dengan bom atau senjata lainnya, benak saya senantiasa bertanya, di mana sebenarnya alamat surga mereka?

Adakah mereka akan dijemput bidadari berparas elok seperti yang dijanjikan oleh Tuhan?

Akankah mereka menempati Istana yang pada halamannya terhampar taman indah dengan pohonan penuh buah segar dan di bawahnya mengalir dan berkelok sungai madu?

Sebab, tindakan teror dalam segala bentuknya adalah pengingkaran terhadap perjuangan kami di IWO, yang memiliki spirit Membangun Peradaban dan Kemanusiaan, maka haram bagi kami kini dan nanti memberikan panggung kepada mereka yang berniat memecah belah kita sebagai bangsa yang akan berujung pada penghancuran nilai-nilai kemanusiaan kita.

Keterbukaan kami, kesabaran kami, selama ini, ternyata telah dimanfaatkan oleh mereka yang ternyata lebih mementingkan kelompok mereka sendiri yang akan membangun tatanan kehidupan versi mereka yang antitoleransi dan antipersahabatan sesama makhluk.

Cukup sudah pelajaran yang kita dapat dari mereka mengenai kekejaman dan angitoleransi. Kini saatnya kita menutup halaman media kita buat mereka dan mengisinya dengan berita-berita yang menyejukan, berita-berita yang memulyakan kemanusiaan.

Saya tak mau, kelak kawan-kawan kita dari luar negeri takut datang ke sini, sebab ini negeri, kata kawan saya Mba Rayni, mirip negeri uji nyali. Bisa saja, kawan yang berjalan bersama kita mendadak menikam punggung kita.

Tapi, kita sepakat untuk tidak takut, dan mengabarkan nyali kita yang sudah teruji berpuluh kali menghadapi teror seperti ini. Kita juga sepakat, akan mengganyang semua bentuk teror dengan cara yang beradab, dan tegas!

#Kamiberanihidup!

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muhaimin Sebut Ada 2 Partai Ingin Gabung Koalisi Gerindra-PKB

Muhaimin Sebut Ada 2 Partai Ingin Gabung Koalisi Gerindra-PKB

Nasional
Dorong Industri Film dan Sastra, Jokowi Janji Tingkatkan Dana Abadi Kebudayaan

Dorong Industri Film dan Sastra, Jokowi Janji Tingkatkan Dana Abadi Kebudayaan

Nasional
Jokowi Sebut Rancangan Pendapatan Negara 2023 Sebesar Rp 2.443,6 T

Jokowi Sebut Rancangan Pendapatan Negara 2023 Sebesar Rp 2.443,6 T

Nasional
Puan Maharani: Sejak 2019, DPR Selesaikan 43 Undang-undang

Puan Maharani: Sejak 2019, DPR Selesaikan 43 Undang-undang

Nasional
Jokowi: Kita Harus Waspada, Risiko Gejolak Ekonomi Global Masih Tinggi

Jokowi: Kita Harus Waspada, Risiko Gejolak Ekonomi Global Masih Tinggi

Nasional
Jokowi: Pengangguran di 2023 Akan Ditekan 6 Persen, Kemiskinan 8,5 Persen

Jokowi: Pengangguran di 2023 Akan Ditekan 6 Persen, Kemiskinan 8,5 Persen

Nasional
Pentingnya Rekomendasi Komnas HAM Terkait Kasus Kematian Brigadir J

Pentingnya Rekomendasi Komnas HAM Terkait Kasus Kematian Brigadir J

Nasional
Jokowi: 553 Juta Warga Dunia Terancam Kemiskinan Ekstrem

Jokowi: 553 Juta Warga Dunia Terancam Kemiskinan Ekstrem

Nasional
Di Sidang Praperadilan Lawan KPK, Kuasa Hukum Bupati Mimika Singgung Tak Adanya SPDP

Di Sidang Praperadilan Lawan KPK, Kuasa Hukum Bupati Mimika Singgung Tak Adanya SPDP

Nasional
Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 2023 Diperkirakan 5,3 Persen

Presiden Jokowi: Pertumbuhan Ekonomi 2023 Diperkirakan 5,3 Persen

Nasional
Ini Peran Kasat Narkoba Polres Karawang yang Ditangkap Bareskrim Polri

Ini Peran Kasat Narkoba Polres Karawang yang Ditangkap Bareskrim Polri

Nasional
KPK Periksa Bupati Mukti Agung Dalami Rotasi dan Mutasi ASN di Pemkab Pemalang

KPK Periksa Bupati Mukti Agung Dalami Rotasi dan Mutasi ASN di Pemkab Pemalang

Nasional
Kementerian ATR/BPN Berkomitmen Berantas Mafia Tanah demi Wujudkan Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Kementerian ATR/BPN Berkomitmen Berantas Mafia Tanah demi Wujudkan Kepastian Hukum bagi Pelaku Usaha

Nasional
Jokowi: 107 Negara Terdampak Krisis, Sebagian Diprediksi Bangkrut

Jokowi: 107 Negara Terdampak Krisis, Sebagian Diprediksi Bangkrut

Nasional
RAPBN 2023, Pemerintah Siapkan Rp 169,8 Triliun Anggaran Kesehatan

RAPBN 2023, Pemerintah Siapkan Rp 169,8 Triliun Anggaran Kesehatan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.