Elektabilitas Masih Rendah, Cak Imin Anggap Itu Motivasi

Kompas.com - 26/04/2018, 07:23 WIB
Lombok Tengah, Kompas.com- Abdul Muhaimin atau Cak Imin diidampingi Tuan Guri Turmudzi (kiri) dan Taqiuddin Mansur Pimpinan Ponpes Al Mansyuriah, Lombok NTB. Cak Imin dimandatkan okeh ratusan Tuan Guru ikut dakam.pilpres 2019 kompas.com/fitriLombok Tengah, Kompas.com- Abdul Muhaimin atau Cak Imin diidampingi Tuan Guri Turmudzi (kiri) dan Taqiuddin Mansur Pimpinan Ponpes Al Mansyuriah, Lombok NTB. Cak Imin dimandatkan okeh ratusan Tuan Guru ikut dakam.pilpres 2019

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyadari elektabilitasnya sebagai cawapres dalam Survei Litbang Kompas masih rendah.

Hal itu disampaikan Muhaimin menanggapi hasil survei Litbang Kompas. Dalam survei tersebut tak ada satu pun nama ketua umum partai yang masuk dalam survei tersebut, termasuk dirinya.

Namun ia menganggap hal itu menjadi motivasi tersendiri.

"Yah survei berbagai lembaga memang bervariasi, ada yang bagus dan jelek. Kami anggap sebagai cambuk agar bekerja lebih keras lagi," kata Cak Imin, sapaannya, di kediaman Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar Akbar Tanjung, Kebayoran Baru, Jakarta, Rabu (25/4/2018).

(Baca juga: Cak Imin Merasa Dipuji Jokowi soal Baliho Wajahnya Lebih Banyak Dibanding Promosi Asian Games)

Ia menyatakan, melalui survei tersebut menandakan dirinya masih harus mensosialisasikan dirinya beserta program kerjanya sebagai cawapres pendamping Jokowi ke seluruh daerah.

Muhaimin menambahkan, sebagai cawapres, nantinya ia akan membawa gagasan Bung Hatta terkait ekonomi kerakyatan.

Menurut dia, gagasan ekonomi kerakyatan Bung Hatta banyak yang belum terlaksana hingga kini.

"Rencana saya kan hanya satu, bagaimana gagasan Bung Hatta tentang ekonomi kerakyatan yang belum jalan sama sekali. Saya ingin mengusung itu. Ini belum merata di masyarakat nanti, kalau mendengar nanti sudah berubah (elektabilitas meningkat)," lanjut Muhaimin.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Periksa Mantan Wabup Lampung Utara, KPK Telusuri Dana Kampanye Mustafa

Nasional
Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Kata Mahfud MD, Jokowi Pernah Sampaikan Laporan ke KPK tapi Tak Disentuh

Nasional
Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Bicara soal Insiden Mega-Paloh, Jokowi Tegaskan Koalisinya Rukun

Nasional
Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Di hadapan Jokowi, Surya Paloh Sebut Nasdem Akan Gelar Konvensi Capres 2024

Nasional
Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Undang Tokoh Masyarakat, Mahfud MD Bahas Perppu KPK dan Penegakan Hukum

Nasional
Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Surya Paloh ke Jokowi: Ingin Saya Peluk Erat, tapi Enggak Bisa...

Nasional
Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Tak Hanya di Gerindra, Dahnil Juga Ditunjuk Prabowo Jadi Jubirnya di Kemenhan

Nasional
Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Surya Paloh: Jangan Ragukan Lagi Sayang Saya ke Mbak Mega

Nasional
Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Fadli Zon: Pertahanan Kita Harus Bertumpu pada Rakyat yang Terlatih Bela Negara

Nasional
Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Akui Cemburu dengan Presiden PKS, Jokowi Peluk Erat Surya Paloh di Kongres Nasdem

Nasional
Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Kuasa Hukum Kemenag Sebut Penertiban Lahan UIII Sesuai Aturan

Nasional
Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Kasus Suap Jabatan, Istri Wali Kota Medan Jalani Pemeriksaan Hampir 10 Jam

Nasional
Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Belum Terima Surat Panggilan, Anak Yasonna Urung Diperiksa KPK

Nasional
Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Jokowi, Megawati, AHY, hingga Presiden PKS Hadiri HUT Partai Nasdem

Nasional
Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Fadli Zon Sebut Debat antara Prabowo dan Politisi PDI-P karena Salah Paham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X