Bertemu Dua Jam, Ini yang Dibahas Anies dan Novel Baswedan

Kompas.com - 25/02/2018, 13:17 WIB
Anies Baswedan menjenguk Novel Baswedan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara kediaman Novel, Minggu (25/2/2018). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNAAnies Baswedan menjenguk Novel Baswedan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara kediaman Novel, Minggu (25/2/2018).
|
Editor Bayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan di Jalan Deposito, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (25/2/2018).

Saat tiba pada pukul 10.00 WIB, awak media belum dipersilakan untuk masuk ke kediaman Novel.

Setelah menunggu sekitar dua jam, sekitar pukul 12.00 WIB wartawan dipersilakan masuk ke kediaman Novel. Anies nampak terlihat duduk di ruang tamu berbincang dengan Novel.

Saat melihat awak media di halaman kediaman Novel, Anies dan Novel kemudian menghampiri awak media.

"Alhamdulillah sehat, baik, dengan semua keluarga kangen. Senang bertemu keluarga dan tentunya saya selama ini doa dari keluarga jadi penguat dan pendukung," kata Novel yang mengenakan baju berwarna putih, Minggu (25/2/2018).

(Baca juga: Mengingat 10 Bulan Perjalanan Kasus Penyerangan Novel Baswedan)

Anies yang berada tepat di samping Novel mengaku merasa bersyukur dengan kepulangan sepupunya tersebut.

"Sekarang sudah bisa ketemu di rumah, kita semua bersyukur," ucap Anies.

Menurut Anies dan Novel, mereka membahas tentang keluarga dan kondisi kesehatan Novel setelah kepulangannya dari Singapura untuk melakukan operasi dan perawatan mata kirinya.

"Kami bicara terkait soal keluarga. Kami di sini enggak mengobrol kasus, enggak ngobrol perkara. Jangan dibayangkan kalau kami mengobrol itu apa enggak, ini mengobrol tentang keluarga," ucap Anies.

(Baca juga: Novel Baswedan Hanya Bisa Dijenguk pada Jam-jam Tertentu )

Seperti diketahui, Novel Baswedan, mendapat serangan di dekat masjid di sekitar rumahnya pada 11 April 2017, usai beribadah shalat subuh berjemaah. Novel disiram air keras yang mengakibatkan penglihatannya terganggu.

Novel Baswedan merupakan Kepala Satuan Tugas yang menangani beberapa perkara besar yang sedang ditangani KPK. Salah satunya adalah kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Novel pulang ke Tanah Air pada Rabu (22/2/2018), setelah sekitar 10 bulan menjalani perawatan mata di Singapura. Meski demikian, Novel masih menjalani masa pemulihan.

Proses penyembuhan itu akan berjalan setidaknya sampai beberapa saat setelah operasi tahap kedua dilakukan di Singapura.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rencana Pembukaan Ibadah Umrah oleh Saudi: Tahapan dan Nasib Jemaah Asal Indonesia

Rencana Pembukaan Ibadah Umrah oleh Saudi: Tahapan dan Nasib Jemaah Asal Indonesia

Nasional
[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | 10 Action Plan Bebaskan Djoko Tjandra

[POPULER NASIONAL] Rekor Penambahan Kasus Harian Covid-19 | 10 Action Plan Bebaskan Djoko Tjandra

Nasional
BNPB Minta Daerah Persiapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

BNPB Minta Daerah Persiapkan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi

Nasional
66 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyerangan Mapolsek Ciracas, Bintara hingga Tamtama

66 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyerangan Mapolsek Ciracas, Bintara hingga Tamtama

Nasional
Sidang Putusan Pelanggaran Etik Ketua KPK Digelar Hari Ini

Sidang Putusan Pelanggaran Etik Ketua KPK Digelar Hari Ini

Nasional
Ketua MPR Minta Calon Kepala Daerah Patuhi Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Ketua MPR Minta Calon Kepala Daerah Patuhi Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Nasional
Situasi Ekonomi dan Politik Genting, Petani hingga Masyarakat Adat Demo DPR dan Istana Besok

Situasi Ekonomi dan Politik Genting, Petani hingga Masyarakat Adat Demo DPR dan Istana Besok

Nasional
Soal Anggota Ombudsman yang Protes karena Dapat Bantuan Kuota, Ini Penjelasan Kemendikbud

Soal Anggota Ombudsman yang Protes karena Dapat Bantuan Kuota, Ini Penjelasan Kemendikbud

Nasional
Nasdem Usung 267 Kandidat di Pilkada 2020

Nasdem Usung 267 Kandidat di Pilkada 2020

Nasional
Eks Kepala Divisi Investasi Jiwasraya Dituntut Hukuman 18 Tahun Penjara

Eks Kepala Divisi Investasi Jiwasraya Dituntut Hukuman 18 Tahun Penjara

Nasional
Periksa Pejabat Imigrasi, Kejagung Dalami Perjalanan Pinangki Temui Djoko Tjandra

Periksa Pejabat Imigrasi, Kejagung Dalami Perjalanan Pinangki Temui Djoko Tjandra

Nasional
KPU: Siapa yang Berisiko Tertular Covid-19 kalau Pilkada Digelar? Kita Semua

KPU: Siapa yang Berisiko Tertular Covid-19 kalau Pilkada Digelar? Kita Semua

Nasional
Eks Direktur Utama Jiwasraya Dituntut Hukuman 20 Tahun Penjara

Eks Direktur Utama Jiwasraya Dituntut Hukuman 20 Tahun Penjara

Nasional
Soal Siswa Belum Dapat Bantuan Internet, Nadiem: Jangan Panik, Lapor ke Kepala Sekolah

Soal Siswa Belum Dapat Bantuan Internet, Nadiem: Jangan Panik, Lapor ke Kepala Sekolah

Nasional
Albertina: Izin Penyadapan Tak Bisa Dihubungkan dengan Kebocoran Informasi

Albertina: Izin Penyadapan Tak Bisa Dihubungkan dengan Kebocoran Informasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X