Jokowi: Jangan Sampai Asian Games 2018 Terganggu Kebakaran Hutan - Kompas.com

Jokowi: Jangan Sampai Asian Games 2018 Terganggu Kebakaran Hutan

Kompas.com - 06/02/2018, 11:36 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2/2018).KOMPAS.com/Ihsanuddin Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan, jangan sampai terjadi kebakaran hutan dan lahan pada tahun 2018.

Apalagi, pada tahun ini Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games di Jakarta dan Palembang.

"Kita tuan rumah Asian Games, di Jakarta dan Palembang. Jangan sampai saat perhelatan itu ada asap dan karhutla sehingga ganggu image, ganggu penerbangan," kata Jokowi saat memberikan pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2018, di Istana Negara, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

(Baca juga : Jokowi: Aturan Masih Sama, Ada Kebakaran Hutan Saya Copot!)

Hadir dalam rapat tersebut para menteri, kepala lembaga terkait, gubernur, bupati/walikota, pangdam, danrem, kapolda, kapolres dari 12 provinsi yang rawan kebakaran hutan dan lahan.

"Kita harus kerja keras agar Asian Games dapat lancar tanpa terganggu masalah karhutla," ujar Jokowi

Jokowi meminta jajarannya untuk melakukan deteksi secara dini terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

(baca: BNPB: Daerah yang "Langganan" Kebakaran Hutan Berkurang pada 2017)

Gubernur harus memastikan satgas yang dibentuk bekerja maksimal melakukan pemantauan di titik-titik yang berpotensi terjadi kebakaran hutan.

"Jangan sampai kebakaran besar kita nabrak sana, nabrak sini, tapi api kecil harus dipadamkan," kata Jokowi.

Jokowi mengingatkan bahwa bulan Juni sudah memasuki musim kemarau. Untuk wilayah Kalimantan Barat diprediksi kemarau terjadi bulan April.

"Persiapan harus dimulai. Jangan tunggu kejadian baru dimulai. Sekali lagi, pencegahan dini penting," ucap Jokowi. 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisIhsanuddin
EditorSandro Gatra
Komentar
Close Ads X