Kompas.com - 22/12/2017, 08:08 WIB
Foto aerial renovasi menara Gereja Katedral di Jakarta, Jumat (6/10). Proses renovasi gereja yang menjadi salahsatu gedung cagar budaya itu mencakup perbaikan rangka dan pengecatan ulang menara di atap Gereja Katedral. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras/17 ANTARA FOTO/WAHYU PUTRO AFoto aerial renovasi menara Gereja Katedral di Jakarta, Jumat (6/10). Proses renovasi gereja yang menjadi salahsatu gedung cagar budaya itu mencakup perbaikan rangka dan pengecatan ulang menara di atap Gereja Katedral. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras/17
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap tahun, jumlah jemaat yang datang ke Gereja Katedral Jakarta pada saat perayaan malam Natal kian bertambah. Tak ayal, bila sering kali terjadi desak-desakan antarjemaat saat pelaksanaan ibadah misa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, mulai tahun ini, pengurus Gereja Katedral memberlakukan sistem pendaftaran daring atau online bagi jemaat yang ingin mengikuti ibadah misa di dalam area Katedral. Pendaftaran dapat dilakukan melalui http://www.katedraljakarta.or.id.

"Antisipasi umat agar tidak datang berdesak-desakan. Biasanya misa malam Natal, umat datang berjam-jam sebelumnya menunggu pintu gereja dibuka," kata Media Relations dan Humas Gereja Katedral Jakarta, A Susyana Suwadie, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, kapasitas Gereja Katedral hanya mampu menampung sekitar 1.400 jemaat, dengan 800 di antaranya berada di hall utama, sisanya di aula atas. Terbatasnya kapasitas yang dimiliki membuat jemaat rela mengantre sejak beberapa jam sebelum pintu katedral dibuka.

Baca juga : Khidmatnya Misa Malam Natal di Katedral Jakarta

"Begitu dibuka langsung masuk berdesak-desakan. Bahkan ada yang jatuh, ada yang terhimpit. Nah, itu menjadi keprihatinan kami," kata dia.

Namun, ia menyebut, saat ini seluruh kursi di dalam Katedral saat pelaksanaan misa malam Natal pada 24 Desember 2017 telah terisi penuh.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, pendaftaran online telah dilakukan pada Senin (18/12/2017) lalu. Para jemaat langsung registrasi untuk bisa mengikuti misa di dalam Katedral.

Baca juga : Meneruskan Tradisi Berbagi Parkir Masjid Istiqlal untuk Jemaat Natal di Katedral

Meski demikian, pengurus Katedral tetap akan menampung jemaat yang nantinya akan hadir saat pelaksanaan ibadah. Namun, mereka nanti hanya bisa mengikuti ibadah dari halaman Katedral.

"Kita coba melakukan sebaik-baiknya evaluasi Natal pada tahun sebelumya, pasang tenda, kursi tambahan di luar gereja, biasanya kita siapkan 2.000-3.000 kursi untuk tambahan jemaat," ujar Susi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.