Akom: Ikan Sepat Ikan Gabus, Munaslub Lebih Cepat Lebih Bagus

Kompas.com - 04/12/2017, 22:15 WIB
Politisi Partai Golkar sekaligus Mantan Ketua DPR RI Ade Komarudin di kediaman dinasnya di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (25/12/2016) KOMPAS.com/Nabilla TashandraPolitisi Partai Golkar sekaligus Mantan Ketua DPR RI Ade Komarudin di kediaman dinasnya di Widya Chandra, Jakarta Selatan, Minggu (25/12/2016)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Golkar Ade Komarudin menilai keinginan mayoritas Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar tingkat provinsi untuk menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum baru tak dapat dibendung.

Karena itu, ia mengatakan, tak ada alasan bagi rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menolak usulan tersebut.

Sebab, menurut dia, sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga Partai Golkar, DPP harus menggelar munaslub bila dua pertiga DPD Partai Golkar tingkat provinsi menginginkannya.

"Siapa pun tidak bisa menghadapinya. Itu konstitusi Partai Golkar," ujar Akom, sapaannya, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/12/2017).


"Dua pertiga ditambah dengan ormas yang didirikan dan mendirikan (Golkar), kompak hampir semua, sebenarnya ini tinggal gongnya saja munas," kata dia.

(Baca juga: Soksi Minta Munaslub Golkar Dilakukan Sebelum 25 Desember 2017)

Akon pun mengatakan, DPP Partai Golkar tak perlu mengulur waktu untuk mengadakan rapat pleno dan segera memutuskan jadwal dan panitia munaslub.

Bahkan, kata Akom, semakin cepat munaslub digelar, maka akan semakin baik bagi Partai Golkar dalam menghadapi sejumlah agenda politik penting ke depan, seperti Pilkada 2018 dan Pemilu 2019.

"Ya (harus) munaslub dan saya kira, ikan sepat ikan gabus, lebih cepat lebih bagus," tutur Akom.

Sementara itu, hingga saat ini tercatat sudah 31 DPD yang menghendaki digelarnya munaslub.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X