Ridwan Kamil Dijadwalkan Hadir di Pengumuman Cagub Jabar oleh PPP

Kompas.com - 24/10/2017, 06:11 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui seusai peresmian Taman Lalu Lintas, Jumat (29/9/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIWali Kota Bandung Ridwan Kamil saat ditemui seusai peresmian Taman Lalu Lintas, Jumat (29/9/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung sekaligus bakal calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dijadwalkan hadir dalam pengumuman cagub Jabar dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Pengumuman tersebut akan disampaikan pada Selasa (24/10/2016) malam di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta Selatan.

"Iya (Emil) datang. Sore atau sekitar pukul 18.00 sore di DPP," ujar Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi saat dihubungi, Senin (23/10/2017).

Pengukuhan dukungan dilakukan usai dilaksanakannya pertemuan antara Emil dan pimpinan DPP PPP, Minggu (22/10/2017) malam. Komunikasi antar dua belah pihak tersebut memang sudah terjalin lama.

Adapun pada pengumuman cagub juga akan sekaligus diberikan Surat Keputusan (SK) dukungan untuk Emil.

"Tadi malam kami sudah putuskan akan menyampaikan surat itu besok untuk cagub," kata Arwani.

(Baca juga: Dukung Ridwan Kamil, PKB Minta PPP Tidak Alergi Tahapan Politik)

PPP menawarkan dua kader internal untuk menjadi calon wakil gubernur pendamping Emil. Namun, Arwani menuturkan, pemilihan figur cawagub tetap diserahkan kepada Emil dan melalui diskusi dengan dua partai pendukung lainnya.

Dua partai yang sebelumnya telah mendeklarasikan dukungan untuk Emil adalah Partai Nasdem dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

"Apakah opsi dua nama itu atau ada perkembangan lain itu jadi dinamika yang akan kita tentukan selanjutnya," tutur anggota DPR dari daerah pemilihan Jawa Tengah itu.

Dengan penetapan dukungan PPP, maka Emil memiliki cukup kursi dukungan parpol untuk maju ke Pilgub Jabar, yakni 20 kursi. PPP memiliki kursi dukungan 9 kursi, Partai Nasdem 5 kursi dan PKB 7 kursi.

Kompas TV Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyambut baik dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap dirinya di Pilgub Jabar 2018.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indonesia Buka Pintu Wisata Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura di Tengah Lonjakan Omicron

Indonesia Buka Pintu Wisata Travel Bubble Batam-Bintan-Singapura di Tengah Lonjakan Omicron

Nasional
Pastikan Bed Occupancy Rate RS Aman, Luhut: Tapi Jangan Anggap Enteng Omicron

Pastikan Bed Occupancy Rate RS Aman, Luhut: Tapi Jangan Anggap Enteng Omicron

Nasional
Kasus Omicron Makin Banyak, Menkes Perintahkan Percepat Deteksi Lewat PCR SGTF

Kasus Omicron Makin Banyak, Menkes Perintahkan Percepat Deteksi Lewat PCR SGTF

Nasional
Menkes: Ada 1.600 Kasus Omicron, 20 di Antaranya Butuh Bantuan Oksigen

Menkes: Ada 1.600 Kasus Omicron, 20 di Antaranya Butuh Bantuan Oksigen

Nasional
Jaksa Nilai Azis Syamsuddin Berbelit-belit dan Merusak Citra DPR

Jaksa Nilai Azis Syamsuddin Berbelit-belit dan Merusak Citra DPR

Nasional
Anggota DPR: Aset Negara Jangan Dijual untuk Danai Ibu Kota Baru

Anggota DPR: Aset Negara Jangan Dijual untuk Danai Ibu Kota Baru

Nasional
Kasus DID Tabanan, KPK Panggil 4 Manajer Hotel di Jakarta sebagai Saksi

Kasus DID Tabanan, KPK Panggil 4 Manajer Hotel di Jakarta sebagai Saksi

Nasional
Dua Putra Jokowi Dilaporkan ke KPK, Pelapor Dilaporkan Balik, Apa Masalahnya?

Dua Putra Jokowi Dilaporkan ke KPK, Pelapor Dilaporkan Balik, Apa Masalahnya?

Nasional
Luhut: Peningkatan Kasus Omicron Lebih Rendah dari Delta, Pemerintah Pegang Kendali Penuh

Luhut: Peningkatan Kasus Omicron Lebih Rendah dari Delta, Pemerintah Pegang Kendali Penuh

Nasional
Azis Syamsuddin Dituntut Pencabutan Hak Politik Selama 5 Tahun

Azis Syamsuddin Dituntut Pencabutan Hak Politik Selama 5 Tahun

Nasional
Kasus Covid-19 Melonjak, Perhimpunan Dokter Paru Khawatir Sistem Kesehatan Kewalahan

Kasus Covid-19 Melonjak, Perhimpunan Dokter Paru Khawatir Sistem Kesehatan Kewalahan

Nasional
Polemik Pelat Mobil Arteria, Polri Dinilai Lemah Menindak Elite dan Orang Berduit

Polemik Pelat Mobil Arteria, Polri Dinilai Lemah Menindak Elite dan Orang Berduit

Nasional
Mengenal Komando Armada Republik Indonesia, Satuan Baru TNI

Mengenal Komando Armada Republik Indonesia, Satuan Baru TNI

Nasional
Gejala Omicron Sulit Dibedakan dari Flu Biasa, jika Merasa Sakit, Segeralah Testing!

Gejala Omicron Sulit Dibedakan dari Flu Biasa, jika Merasa Sakit, Segeralah Testing!

Nasional
Polri Diminta Transparan Terkait Polemik Pelat Mobil Arteria Dahlan

Polri Diminta Transparan Terkait Polemik Pelat Mobil Arteria Dahlan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.