Kompas.com - 25/09/2017, 21:19 WIB
Presiden Joko Widodo (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan), bersiap memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (3/9). Presiden Joko Widodo meminta krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Myanmar dihentikan dan pemerintah Indonesia berkomitmen memberi bantuan kemanusiaan di Rakhine State. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/ama/17. Rosa PanggabeanPresiden Joko Widodo (kiri) didampingi Mensesneg Pratikno (kanan), bersiap memberi keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (3/9). Presiden Joko Widodo meminta krisis kemanusiaan yang terjadi terhadap etnis Rohingya di Myanmar dihentikan dan pemerintah Indonesia berkomitmen memberi bantuan kemanusiaan di Rakhine State. ANTARA FOTO/Rosa Panggabean/ama/17.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo merestui dan mendukung Indonesia untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama negara-negara di Asia Tenggara.

"Endorsment (dukungan) dari Presiden sudah diberikan melalui Pak Mensesneg untuk mengajukan niat sebagai tuan rumah World Cup 2034," kata Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki kepada Kompas.com, Senin (25/9/2017).

Surat resmi dukungan dari pemerintah sudah dikirimkan kepada Presiden Federasi Sepakbola ASEAN (AFF) HRH Sultan Haji Ahmad Shah pada 22 September lalu.

Dalam salinan surat yang didapat Kompas.com, disebutkan bahwa pemerintah menyatakan komitmennya untuk mendukung inisiatif PSSI dan AFF untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

Menurut pemerintah, menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034 tak hanya memajukan industri sepak bola, tapi juga dapat meningkatkan popularitas suatu kawasan sebagai tujuan wisata internasional.

Surat tersebut ditandatangani Menteri Sekretaris Negara Pratikno serta ditembuskan ke Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

"Kemarin surat dari Mensesneg itu telah diterima dan jadi referensi AFF Council Meeting. Seluruh delegasi memberikan approval sekaligus dukungannya," ujar Teten.

Teten memastikan, dalam waktu dekat, PSSI dan pemerintah akan memformulasikan rencana strategis untuk megaproyek ini.

Kompas TV Mereka meminta FIFA mencabut Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.