Jokowi Ungkap Pesan di Balik Semarak Baju Adat pada HUT RI

Kompas.com - 18/08/2017, 19:04 WIB
Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, Istri Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Tuti Sutiawati,
Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, Istri Presiden Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Mufidah Kalla, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Istri Presiden ke-6 Republik Indonesia, Kristiani Herrawati Yudhoyono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Boediono, Istri Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Herawati (kiri ke kanan) berpose bersama saat perayaan HUT Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/8/2017). SETPRES/AGUS SUPARTO Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, Istri Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia, Tuti Sutiawati, Presiden ke-3 Republik Indonesia, BJ Habibie, Istri Presiden Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, Istri Wakil Presiden Republik Indonesia, Mufidah Kalla, Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, Istri Presiden ke-6 Republik Indonesia, Kristiani Herrawati Yudhoyono, Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Boediono, Istri Wakil Presiden ke-11 Republik Indonesia, Herawati (kiri ke kanan) berpose bersama saat perayaan HUT Kemerdekaan ke-72 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Kamis (17/8/2017). SETPRES/AGUS SUPARTO
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengaku senang peringatan HUT ke-71 RI, di Istana Merdeka, Kamis (17/8/2017), berjalan dengan lancar.

Jokowi mengatakan, yang paling penting dari acara kemarin adalah pesan mengenai kekayaan budaya bangsa Indonesia.

Presiden, Wapres, para pejabat negara, hingga masyarakat yang hadir semuanya mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

"Pesan itu saya ingin betul-betul sampai di masyarakat untuk mengingatkan kita semua bahwa kita ini memang majemuk, kita ini memang beragam," kata Jokowi.

Hal ini disampaikan Jokowi saat bersilaturahim dengan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (18/8/2017).

Baca: Baju Adat Terbaik, Menteri hingga Pegawai Istana Dapat Sepeda dari Jokowi

Selain Paskibraka, hadir juga dalam pertemuan tersebut 143 orang yang dianggap sebagai teladan di bidangnya masing-masing.

Mereka dipilih oleh berbagai kementerian terkait dan didatangkan ke Jakarta untuk menyaksikan langsung perayaan HUT RI di Istana.

"Kita memang bermacam-macam suku, agama daerah, bermacam macam, pesan itu yang ingin kita sampaikan dan kalau melihat media kemarin maupun media hari ini, pesan itu, ya semoga sampai," kata dia.

Kompas TV Jokowi Beri Sepeda Bagi Tamu dengan Pakaian Adat Terbaik

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Tanoto Foundation Gandeng Pusdiklat Kesos untuk Cegah Stunting

Nasional
Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Curhat Seorang Dokter ke Jokowi, Distigma hingga Diintimidasi Keluarga Pasien Covid-19

Nasional
Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Tak Langsung Periksa Maria Pauline Lumowa, Bareskrim: Dia Sedang Istirahat

Nasional
Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Pembentukan Komisi Independen Dianggap Perlu Diatur dalam RUU PDP

Nasional
Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Enam Hal Ini Bisa Bantu Perbaiki Stigma Negatif Terkait Covid-19

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Putusan MA Dinilai Tak Mungkin Ubah Hasil Pilpres 2019, Ini Alasannya

Nasional
Dokter di Sampit ke Jokowi: Percuma Kita 'Tracing' Terus tetapi Tak Ada Alat

Dokter di Sampit ke Jokowi: Percuma Kita "Tracing" Terus tetapi Tak Ada Alat

Nasional
Periksa Eks Deputi Bappenas, KPK Gali Informasi Penerimaan Uang dari Mitra PT DI

Periksa Eks Deputi Bappenas, KPK Gali Informasi Penerimaan Uang dari Mitra PT DI

Nasional
Periksa Saksi, KPK Konfirmasi Aset Milik Nurhadi dan Menantunya yang Berada di SCBD

Periksa Saksi, KPK Konfirmasi Aset Milik Nurhadi dan Menantunya yang Berada di SCBD

Nasional
Belajar dari Putusan MA, Perludem Nilai Revisi UU Pemilu Perlu Memuat Putusan MK Terkait

Belajar dari Putusan MA, Perludem Nilai Revisi UU Pemilu Perlu Memuat Putusan MK Terkait

Nasional
Jokowi Tunjuk Prabowo jadi 'Leading Sector' Lumbung Pangan Nasional

Jokowi Tunjuk Prabowo jadi 'Leading Sector' Lumbung Pangan Nasional

Nasional
Pimpinan KPK Datangi Kantor Anies Baswedan, Ini yang Dibicarakan...

Pimpinan KPK Datangi Kantor Anies Baswedan, Ini yang Dibicarakan...

Nasional
Kejagung Periksa Tiga Saksi Terkait Korupsi Impor Tekstil India

Kejagung Periksa Tiga Saksi Terkait Korupsi Impor Tekstil India

Nasional
Putusan MA Dinilai Tak Pengaruhi Legitimasi Jokowi

Putusan MA Dinilai Tak Pengaruhi Legitimasi Jokowi

Nasional
Rekor 2.657 Kasus Baru Covid-19, Jokowi: Ini Lampu Merah Lagi

Rekor 2.657 Kasus Baru Covid-19, Jokowi: Ini Lampu Merah Lagi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X