Penyuap Pejabat Ditjen Pajak Dipindahkan ke Lapas Sukamiskin

Kompas.com - 03/05/2017, 22:14 WIB
Country Director PT E K Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair membacakan pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/4/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINCountry Director PT E K Prima Ekspor Indonesia, R Rajamohanan Nair membacakan pleidoi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (10/4/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, Country Director PT EK Prima Ekspor Indonesia, Ramapanicker Rajamohanan Nair, telah dipindahkan (dieksekusi) ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.

Pemindahan itu dilakukan sehubungan telah dijatuhkannya vonis oleh Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Hari ini, terpidana Ramapanicker Rajamohanan Nair diekseskusi ke Lapas Klas I Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat," kata Febri Diansyah di KPK, Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Mohan divonis 3 tahun penjara. Selain itu, dia juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider 5 bulan kurungan.

(Baca: Penyuap Pejabat Ditjen Pajak Divonis 3 Tahun Penjara)

Menurut hakim, Mohan terbukti menyuap penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) pada Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Handang Soekarno.

Mohan disebut memberikan Handang uang sebesar 148.500 dollar AS, atau senilai Rp 1,9 miliar. Uang tersebut diberikan agar Handang selaku pejabat di Ditjen Pajak, membantu mempercepat penyelesaian permasalahan pajak yang dihadapi PT EKP.

Sejumlah persoalan itu yakni, pengembaian kelebihan pembayaran  pajak (restitusi), dan surat tagihan pajak dan pertambahan nilai (STP PPN).

Kemudian, masalah penolakan pengampunan pajak (tax amnesty), pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak (PKP) dan pemeriksaan bukti permulaan pada Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) Kalibata dan Kantor Kanwil Ditjen Pajak Jakarta Khusus.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X