Kompas.com - 19/04/2017, 21:03 WIB
EditorKrisiandi

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mensyukuri Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung dengan aman, lancar, damai dan demokratis.

"Isu akan adanya pengerahan massa dari berbagai pihak sehingga dikhawatirkan dapat menimbulkan gesekan dan konflik horisontal ternyata tidak terbukti," kata Zainut, Rabu (19/4/2017), seperti dikutip Antara.

Menurut dia, hal tersebut menunjukkan warga DKI Jakarta semakin matang dan dewasa dalam berdemokrasi.

(Baca: Wiranto: Siapa Pun yang Menang Pilkada DKI Harus Bersikap Negarawan)

Dia juga meminta masyarakat bersabar dengan hasil perolehan suara Pilkada meski telah muncul angka hitung cepat dari berbagai lembaga survei.

Zainut mengimbau agar masyarakat menunggu hasil perhitungan KPU untuk memastikan pasangan calon yang dinyatakan menang secara definitif.

Kepada paslon pemenang, kata dia, agar dapat mengemban amanat rakyat.

Tugas terberat pertama yang harus diselesaikan adalah menginisiasi islah atau rekonsiliasi kepada dua kelompok yang selama ini berhadap-hadapan, saling berkompetisi, berbeda pandangan dan tak jarang saling bersitegang dan saling menyerang.

MUI, kata dia, mengajak kepada semua pihak untuk menghormati hasil Pilkada karena itu adalah hasil pilihan rakyat dari sebuah proses demokrasi yang harus dijunjung tinggi.

(Baca: Menang di Rusunawa Marunda, Ini Permintaan Warga ke Anies-Sandi)

"Mari kembali bersatu, merajut ulang persaudaraan yang sempat terkoyak, melupakan semua silang pendapat dan perbedaan yang terjadi. Jangan menengok ke belakang tetapi mari kita menatap ke depan, bahu-membahu membangun kota Jakarta agar menjadi kota yang indah dan kota yang nyaman bagi semua warganya," kata dia.

Zainut mengatakan MUI juga menyampaikan pujian setinggi-tingginya kepada aparat penyelenggara pilkada dan aparat keamanan karena sudah menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, profesional serta penuh tanggung jawab.

"Sehingga Pilkada berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa membalas dengan pahala yang berlipat," katanya.

Kompas TV Anies: Anies-Sandi Mengabdi untuk Jakarta
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK: Berkas Perkara Eks Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa Lengkap

KPK: Berkas Perkara Eks Bupati Buru Selatan Tagop Sudarsono Soulisa Lengkap

Nasional
Penunjukan Perwira Aktif Jadi Penjabat Bupati Seram Barat Dinilai Bentuk Dwifungsi TNI

Penunjukan Perwira Aktif Jadi Penjabat Bupati Seram Barat Dinilai Bentuk Dwifungsi TNI

Nasional
Penjelasan MK soal Penjabat Kepala Daerah dari TNI Polri yang Tuai Polemik

Penjelasan MK soal Penjabat Kepala Daerah dari TNI Polri yang Tuai Polemik

Nasional
Jokowi Diundang ke Balapan Formula E, Istana: Sedang Kami Cek

Jokowi Diundang ke Balapan Formula E, Istana: Sedang Kami Cek

Nasional
Anggota DPR: Jika RI Ingin Damaikan Rusia-Ukraina, Harus Selesai Sebelum Puncak KTT G20

Anggota DPR: Jika RI Ingin Damaikan Rusia-Ukraina, Harus Selesai Sebelum Puncak KTT G20

Nasional
Anggota Komisi I Nilai Sulit Pertemukan Presiden Rusia dan Ukraina di KTT G20

Anggota Komisi I Nilai Sulit Pertemukan Presiden Rusia dan Ukraina di KTT G20

Nasional
Wamenkumham Sebut Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP Delik Aduan, Ancaman Pidana hingga 3,5 Tahun

Wamenkumham Sebut Pasal Penghinaan Presiden dalam RKUHP Delik Aduan, Ancaman Pidana hingga 3,5 Tahun

Nasional
Luhut Ikut Urus Minyak Goreng, Anggota DPR: Ganti Menterinya kalau Tak Becus

Luhut Ikut Urus Minyak Goreng, Anggota DPR: Ganti Menterinya kalau Tak Becus

Nasional
Setuju Pidana Mati Koruptor, Peneliti Pukat UGM: Tetapi Bukan Diobral

Setuju Pidana Mati Koruptor, Peneliti Pukat UGM: Tetapi Bukan Diobral

Nasional
Bertemu Wapres Zambia, Jokowi Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Bertemu Wapres Zambia, Jokowi Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi

Nasional
Jokowi Sudah Tiba di Solo, Hadiri Pernikahan Adiknya dengan Ketua MK Anwar Usman

Jokowi Sudah Tiba di Solo, Hadiri Pernikahan Adiknya dengan Ketua MK Anwar Usman

Nasional
ICW Tak Sepakat Hukuman Mati Koruptor, Sebut Tak Akan Beri Efek Jera

ICW Tak Sepakat Hukuman Mati Koruptor, Sebut Tak Akan Beri Efek Jera

Nasional
Pemerintah Putuskan Cabut Ketentuan soal Dokter Gigi dan Pengacara di RKUHP

Pemerintah Putuskan Cabut Ketentuan soal Dokter Gigi dan Pengacara di RKUHP

Nasional
Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang Raih Penghargaan 'Life Time Achievement' dari MACC

Mantan Komisioner KPK, Saut Situmorang Raih Penghargaan "Life Time Achievement" dari MACC

Nasional
UPDATE 25 Mei: Lebih dari 200 Juta Orang Sudah Divaksinasi Dosis 1

UPDATE 25 Mei: Lebih dari 200 Juta Orang Sudah Divaksinasi Dosis 1

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.