Rabu, Bareskrim Periksa Bachtiar Nasir Terkait Kasus Pencucian Uang

Kompas.com - 08/02/2017, 05:46 WIB
Bachtiar nasir tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017). KOMPAS.com / GARRY ANDREW LOTULUNGBachtiar nasir tiba di Kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (1/2/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri tengah menyidik dugaan pencucian uang dengan tindak pidana asal pengalihan kekayaan yayasan kepada pembina, pengurus, dan pengawas, baik dalam bentuk gaji, upah, atau bentuk lain yang dapat dinilai dengan uang.

Pada hari ini, Rabu (8/2/2017), penyidik menjadwalkan pemeriksaan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Bachtiar Nasir, sebagai saksi pada kasus itu.

"Benar (diperiksa) sebagai saksi," ujar Kasubdit III TPPU/Money Loundering Kombes Pol Roma Hutajulu saat dikonfirmasi, Selasa (7/2/2017) malam.

Dalam surat panggilan polisi yang beredar, panggilan terhadap Bachtiar dilayangkan pada Senin (6/2/2017).

Roma enggan secara spesifik menyebutkan yayasan apa yang dimaksud.

"Yayasan-yayasan yang pernah diposting di medsos," kata Roma.

Dihubungi terpisah, pengacara Bachtiar, Kapitra Ampera membenarkan adanya panggilan tersebut.

"Hadir, jam 09.30 WIB," kata Kapitra.

Kapitra mengaku tidak tahu kasus dugaan pencucian uang tersebut.

Sepengetahuan dia, kasus ini masih ada kaitannya dengan aksi damai 212 pada 2 Desember 2016 lalu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X