Pasca-insiden Zahro Express, Pelni dan ASDP Layani Pelayaran Muara Angke

Kompas.com - 02/01/2017, 21:35 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyapa anggota keluarga korban kapal Zahro Express di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017). Menhub menyampaikan duka cita bagi keluarga yang ditinggalkan dan berjanji mengusut kasus kebakaran kapal Zahro Express yang terjadi di tengah laut, Minggu (1/1/2017). KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERAMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyapa anggota keluarga korban kapal Zahro Express di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017). Menhub menyampaikan duka cita bagi keluarga yang ditinggalkan dan berjanji mengusut kasus kebakaran kapal Zahro Express yang terjadi di tengah laut, Minggu (1/1/2017).
|
EditorAprillia Ika

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah akan melibatkan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) dan PT ASDP untuk melayani pelayaran ke Pelabuhan Muara Angke.

Hal itu dilakukan menyusul tewasnya 23 penumpang saat insiden terbakarnya kapal motor (KM) Zahro Express, Minggu (1/1/2017).

Budi menjelaskan, hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan serta keamanan di pelabuhan tersebut. Adapun KSOP Muara Angke saat ini telah dinonaktifkan.

PT Pelni akan mulai mengklasifikasikan kapal rakyat yang layak untuk beroperasi di perairan Muara Angke.

Jika nantinya di lapangan ditemukan kapal yang tidak layak, PT Pelni berhak untuk tidak memberikan izin berlayar bagi kapal tersebut.

"Dalam waktu pendek ini (Pelni) akan meneliti kapal-kapal yang beroperasi di sana. Jumlah kapal yang dinyatakan safe dan secure dan bisa melayani masyarakat kami kasih kesempatan, tapi jika tidak (layak) kami persilakan mereka tidak beroperasi," ujar Budi usai di RSPAD, Jakarta Pusat, Senin (2/1/2017).

Seperti diketahui, Kapal Motor (KM) Zahro Express terbakar saat hendak menuju Pulau Tidung dari Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu pagi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dugaan sementara, penyebab kebakaran karena arus pendek dari mesin kapal. Dari data BNPB, jumlah penumpang yang meninggal akibat insiden ini sebanyak 23 orang.

Korban meninggal rata-rata mengalami luka bakar 100 persen. Pihak BNPB masih berusaha menyisir perairan di sekitar Muara Angke untuk menemukan korban yang masih hilang.

Kompas TV Kapolda Metro Jaya: Korban Kapal Tewas Alami Luka Bakar

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Statuta UI Dinilai Cacat, Anggota Parpol Bisa Masuk MWA hingga Kewenangan Dewan Guru Besar Dikerdilkan

Nasional
Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Pimpinan DPR: Jangan Sampai Ada Penimbunan Obat Terapi Covid-19

Nasional
Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Wapres: 14.385 Insan Pers Telah Divaksinasi Dosis Kedua

Nasional
Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Ribuan Orang Meninggal Saat Isolasi Mandiri, Tanggung Jawab Negara Dinanti

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

UPDATE 24 Juli: Sebaran 45.416 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi DKI Jakarta

Nasional
UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 24 Juli: 17.475.996 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

UPDATE 24 Juli: Sebanyak 252.696 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate Harian 25,24 Persen

Nasional
Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Sebanyak 39.767 Pasien Covid-19 Sembuh dalam Sehari, Tertinggi Selama Pandemi

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 24 Juli: Ada 264.578 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Juli: Ada 574.135 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

UPDATE 24 Juli: Bertambah 39.767, Jumlah Pasien Covid-19 yang Sembuh Mencapai 2.471.678

Nasional
UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

UPDATE 24 Juli: Tambah 1.415, Jumlah Pasien Covid-19 yang Meninggal Kini 82.013

Nasional
UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

UPDATE 24 Juli: Bertambah 45.416, Kasus Covid-19 di Indonesia Kini Capai 3.127.826 Orang

Nasional
BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

BEM UI: PP 75/2021 tentang Statuta UI Harus Dicabut, Banyak Pasal Bermasalah

Nasional
Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Ular Sanca 2 Meter Ditemukan di Ventilasi Kamar Mandi Rumah Warga di Pamulang

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X