Kompas.com - 10/09/2016, 08:53 WIB
Bakal Sandiaga Uno, Senin malam (22/8/2016), diundang menghadiri acara pelepasan haji sejumlah anggota Petir atau Persatuan Tionghoa Indonesia Raya di Gandy Steakhouse, Tamansari, Jakarta Barat. Nibras Nada NailufarBakal Sandiaga Uno, Senin malam (22/8/2016), diundang menghadiri acara pelepasan haji sejumlah anggota Petir atau Persatuan Tionghoa Indonesia Raya di Gandy Steakhouse, Tamansari, Jakarta Barat.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta yang diusung Partai Gerindra, Sandiaga Uno mengatakan, dirinya sudah resmi didukung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ia meyakinkan bahwa tak ada mahar dalam dukungan PKS.

"Tidak ada mahar sama sekali. Mahar itu adalah produk-produk politik masa lalu. Masa depan adalah membangun Jakarta dengan penuh keikhlasan," kata Sandiaga di Jakarta Selatan, Jumat (9/9/2016) malam.

Sandiaga mengatakan, setelah resmi berkoalisi dengan partainya, PKS kini juga menawar untuk mengajukan kadernya Mardani Ali Sera sebagai calon wakil gubernur untuk mendampingi Sandiaga.

"Salah satu yang diajukan oleh PKS adalah calon wakil gubernur yang sekarang lagi diproses oleh teman-teman (partai). Dalam sebuah harapan bisa merepresentasi apa yang diinginkan oleh warga Jakarta," ujar Sandi.

Dengan bergabungnya PKS, maka Sandiaga telah memenuhi syarat minimal pengusungan calon. Jumlah kursi kedua partai tersebut di DPRD DKI Jakarta sebanyak 26 kursi.

Kendati demikian, Sandiaga masih berharap partai lainnya di luar partai pendukung petahana untuk bergabung dalam koalisi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kami tidak hanya menginginkan PKS. Semua yang sudah bergabung dalam Koalisi Kekeluargaan itu, ya kami ingin merajut kebersamaan," ujarnya.

(Baca juga: Disetujui Prabowo-Sohibul Iman, PKS Harap Sandiaga-Mardani Didukung Partai Lain)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Sidang Perdana Azis Syamsuddin: Didakwa Suap, Diingatkan Tak Dekati Hakim

Nasional
Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Hillary Lasut Akui Kirim Surat Batalkan Permohonan Ajudan dari TNI

Nasional
Aturan PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Ini yang Bakal Diterapkan

Aturan PPKM Level 3 Nataru Dibatalkan, Ini yang Bakal Diterapkan

Nasional
PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Ini Daerah Berstatus Level 1

Nasional
Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Pengacara Nilai Tuntutan Hukuman Mati untuk Heru Hidayat Berlebihan

Nasional
[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

[POPULER NASIONAL] Situasi Covid-19 Terbaru Jelang Berakhirnya PPKM Luar Jawa-Bali | Survei Indikator tentang 5 Menteri Jokowi dengan Kinerja Terbaik

Nasional
Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Alasan Jaksa Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Kasus Asabri Heru Hidayat

Nasional
Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Kasus Korupsi Asabri, Heru Hidayat Dituntut Hukuman Mati

Nasional
KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

KPK: Kalau Tak Mau Laporkan Harta, Lebih Baik Berhenti Jadi Penyelenggara Negara

Nasional
Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Kemendagri: Realisasi Anggaran Daerah Tiap Akhir Tahun Cenderung Meningkat Signifikan

Nasional
Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Jembatan Lumajang-Malang Putus akibat Erupsi Semeru, PUPR: Pasti Akan Rebuilding

Nasional
Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Prabowo Sampaikan Apresiasi ke Pekerja Galangan yang Berhasil Membuat Kapal Cepat Rudal

Nasional
Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Warga Karo Berikan 3 Ton Jeruk untuk Presiden Jokowi

Nasional
Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Baleg DPR Tetapkan 40 RUU Prolegnas Prioritas 2022, Ini Daftarnya

Nasional
KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis 5 Tahun Penjara terhadap Nurdin Abdullah

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.