Sejarah yang Tidak Diketahui Anggota TNI AU

Kompas.com - 25/07/2016, 14:52 WIB
Pesawat tempur TNI AU bermanuver dalam upacara HUT Ke-70 TNI AU di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (9/4/2016). TRIBUNNEWS / HERUDINPesawat tempur TNI AU bermanuver dalam upacara HUT Ke-70 TNI AU di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (9/4/2016).
EditorWisnu Nugroho

Tidak banyak orang, atau bahkan anggota Angkatan Udara Republik Indonesia sekali pun yang mengetahui bahwa ada sebuah rumah pasanggerahan di Sesaot, Lombok Barat yang cukup memiliki nilai historis.

Rumah Pasanggerahan ini merupakan peninggalan cukup berarti dalam perjalanan dan perkembangan Angkatan Udara Republik Indonesia. Adalah Kepala Staf Angkatan Udara pertama, sekaligus Bapak AURI Marsekal Suryadarma yang sering melakukan perjalanan dinas antara lain di kawasan Nusa Tenggara dan kerap mampir di Lombok Barat.

Dalam perjalanan dinasnya sejak awal kemerdekaan hingga permulaan tahun 1960-an, Marsekal Suryadarma sering berkunjung ke banyak pelosok daerah di Indonesia untuk melakukan orientasi awal dalam menyusun strategi pertahanan udara nasional.

Pertahanan udara nasional bagi negara yang berbentuk kepulauan terbesar di dunia sangat tidak mudah digelar dalam konteks terbatasnya biaya dan luasnya kawasan yang harus dijaga, diawasi dan diamankan.

Pada banyak kesempatan perjalanan orientasi ke banyak kawasan yang dipandang strategis, baik dilihat dari sisi gelar pangkalan udara maupun antisipasi bagi lokasi penempatan radar pertahanan udara, Marsekal Suryadarma ternyata cukup sering berkunjung ke Pulau Lombok.

Pada beberapa kesempatan orientasi daerah, terkadang beliau tinggal 2-3 hari di beberapa lokasi antara lain adalah daerah Sesaot di Lombok Barat. Sejalan dengan hobinya, Marsekal Suryadarma sempat juga beberapa kali mengisi waktu dengan “berburu” masuk keluar hutan di sekitar kawasan Sesaot Lombok Barat tersebut.

Pada beberapa kali perjalanan Marsekal Suryadarma, pada kesempatan masuk keluar hutan untuk berburu itu, ada sebuah rumah pasangerahan yang selalu digunakan untuk beristirahat bersama.

Priyanti Suryadarma KSAU Marsekal Suryadarma dalam upacara pelantikan olrh Bung Karno, bersama KSAD Jenderal Nasution di Istana Negara tahun 1952.
Rumah pasanggerahan tersebut terletak di kompleks hutan Rinjani di Sesaot Lombok Barat. Yang cukup mengesankan dan sangat menarik adalah rumah pasanggerahan tempat Marsekal Suryadarma beristirahat dalam beberapa kali kunjungan ke Lombok, hingga kini masih dipelihara dengan baik.

Mengesankan dan menarik karena sebuah rumah yang digunakan pada tahun 1950-an dan awal tahun 1960-an tersebut, hingga kini masih terjaga oleh Satuan Pangkalan Angkatan Udara di Lombok.

Berikut ini adalah perjalanan sejarah kronologis dari keberadaan rumah pasanggerahan Sesaot di Lombok Barat itu :

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Istana Klaim Neraca Dagang Alami Suplus, Sinyal Pemulihan Ekonomi Mulai Menguat

Istana Klaim Neraca Dagang Alami Suplus, Sinyal Pemulihan Ekonomi Mulai Menguat

Nasional
1.594.722 Kasus Covid-19 dan Menurunnya Angka Kesembuhan

1.594.722 Kasus Covid-19 dan Menurunnya Angka Kesembuhan

Nasional
Disebut Terdampak Reshuffle, Ini Catatan 4 Anggota Kabinet Berinisial M

Disebut Terdampak Reshuffle, Ini Catatan 4 Anggota Kabinet Berinisial M

Nasional
Langkah Siti Fadilah yang Kontroversial, Jadi Relawan Vaksin Nusantara hingga Wawancara dengan Deddy Corbuzier

Langkah Siti Fadilah yang Kontroversial, Jadi Relawan Vaksin Nusantara hingga Wawancara dengan Deddy Corbuzier

Nasional
Masjid Istiqlal Siapkan Fasilitas yang Permudah Penyandang Disabilitas Beribadah

Masjid Istiqlal Siapkan Fasilitas yang Permudah Penyandang Disabilitas Beribadah

Nasional
Staf Khusus Presiden: Apapun Isu yang Beredar, soal Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden

Staf Khusus Presiden: Apapun Isu yang Beredar, soal Reshuffle Sepenuhnya Hak Prerogatif Presiden

Nasional
Kasus Eks Dirut Bosowa Corporindo Sadikin Aksa, Polri Sudah Periksa 26 Saksi dan 3 Ahli

Kasus Eks Dirut Bosowa Corporindo Sadikin Aksa, Polri Sudah Periksa 26 Saksi dan 3 Ahli

Nasional
Gubernur: 1.023 KK yang mengungsi akibat Bencana di NTT

Gubernur: 1.023 KK yang mengungsi akibat Bencana di NTT

Nasional
Jokowi Jelaskan Alasan Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Jokowi Jelaskan Alasan Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

Nasional
Jokowi: Saya Paham Kita Rindu Sanak Saudara, tapi Mari Utamakan Keselamatan

Jokowi: Saya Paham Kita Rindu Sanak Saudara, tapi Mari Utamakan Keselamatan

Nasional
Jokowi Tegaskan Larangan Mudik Berlaku untuk Seluruh Masyarakat

Jokowi Tegaskan Larangan Mudik Berlaku untuk Seluruh Masyarakat

Nasional
Gubernur Viktor Pastikan Desain Kebijakan Pembangunan di NTT Segera Dilakukan

Gubernur Viktor Pastikan Desain Kebijakan Pembangunan di NTT Segera Dilakukan

Nasional
UPDATE 16 April: Sebaran 5.363 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi Jawa Barat

UPDATE 16 April: Sebaran 5.363 Kasus Baru Covid-19, Paling Tinggi Jawa Barat

Nasional
UPDATE 16 April: 5,81 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, 10,7 Juta Dosis Pertama

UPDATE 16 April: 5,81 Juta Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua, 10,7 Juta Dosis Pertama

Nasional
LIVE STREAMING: Jokowi Beri Paparan soal Larangan Mudik Lebaran

LIVE STREAMING: Jokowi Beri Paparan soal Larangan Mudik Lebaran

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X