Kompas.com - 25/02/2016, 16:43 WIB
Politisi PPP Fanny Safriansyah atau Ivan Haz menggelar jumpa pers bersama
sejumlah pimpinan fraksi PPP, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat
(9/10/2015).
IhsanuddinPolitisi PPP Fanny Safriansyah atau Ivan Haz menggelar jumpa pers bersama sejumlah pimpinan fraksi PPP, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (9/10/2015).
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com — Aksi penganiayaan yang diduga dilakukan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Ivan Haz, tertangkap kamera CCTV yang ada di apartemennya.

Saat peristiwa penganiayaan terjadi, kamera CCTV menangkap gambar pembantu rumah tangga Ivan yang berusaha melarikan diri karena ketakutan.

"Kami melihat itu (video). Kita waktu ke apartemen juga melihat CCTV. Itu memang Ivan Haz," ujar Maman Imanulhaq, anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD), di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2016).

(Baca: Bentakan Ivan Haz Sebelum Pukul PRT: Saya Ini Anggota DPR, Anak Hamzah Haz!)

Maman menceritakan, ia melihat bagaimana korban berusaha lari dan melompati tembok apartemen yang tingginya sekitar 4 meter.

"Dia loncat dan bagaimana dia berani karena sangat ketakutan. Loncat dari tembok apartemen ada kolam. Dia lewat lobi, tingginya 4 meterlah," ungkapnya.

(Baca: Sering Bolos, Ivan Haz Disebut Hanya Masuk Saat Pelantikan)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dengan adanya rekaman CCTV ini, Ivan terancam mendapat sanksi dari MKD. Ivan Haz juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penganiayaan terhadap pembantunya oleh Polda Metro Jaya.

Kemarin, Ivan seharusnya dipanggil sebagai tersangka. Namun, dia tidak hadir. Belakangan, Ivan diketahui terlibat pula dalam jaringan narkoba setelah penggerebekan yang dilakukan POM TNI dan kepolisian di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, beberapa hari lalu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.