Kepala BNPT: Narapidana Terorisme Akan Jalani Deradikalisasi di Lapas Sentul

Kompas.com - 02/02/2016, 20:50 WIB
?Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman. KOMPAS.com/SABRINA ASRIL?Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Saud Usman.
|
EditorSabrina Asril
JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Saud Usman menuturkan, sudah ada penjara khusus narapidana terorisme di Sentul, Jawa Barat.

Narapidana terorisme yang sudah kooperatif rencananya akan dikumpulkan atau dipindahkan ke sana untuk diberikan proses pembelajaran dan pemahaman deradikalisasi. Pemindahan dilakukan karena para napi kooperatif juga merasa terancam di lapasnya yang lama.

"Kami banyak mendapat masukan dari para napi yang sudah kooperatif. Mereka merasa terancam di sana oleh rekan-rekannya yang masih radikal keras sehingga mereka perlu dipindahkan," kata Saud di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

(Baca: Lapas Khusus Teroris Siap Beroperasi )


Pemikiran tersebut, kata Saud, sudah dipaparkan di rapat terbatas dengan presiden. Penandatanganan nota kesepahaman juga telah dilakukan BNPT dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk ditindaklanjuti.

"Napi yang sudah kooperatif kenapa tidak? Daripada dia nantinya menjadi radikal lagi," tambahnya.

(Baca: Diprotes SBY, Gedung Lapas Khusus Teroris di IPSC Batal Digunakan)

Namun, untuk memindahkan para napi terorisme yang sudah kooperatif tersebut ke lapas Sentul, kata Saud, dibutuhkan aturan khusus. Pertama, terkait legalitasnya. Kedua, terkait personil yang akan mengawal lapas itu, termasuk administratif.

Ia pun mengupayakan agar pemindahan ke Lapas Sentul ini bisa dilakukan secepatnya karena kapasitas lapas yang sudah membludak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X