Tjahjo: Kader PDI-P yang Ditangkap KPK Sudah Kaya, Pengusaha Infrastruktur

Kompas.com - 14/01/2016, 08:56 WIB
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Sahid Jakarta, Senin (21/12/2015). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Sahid Jakarta, Senin (21/12/2015).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary
JAKARTA, KOMPAS.com — Politisi senior PDI Perjuangan yang kini menjabat Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, terkejut saat mendapatkan informasi bahwa anggota Fraksi PDI-P, Damayanti Wisnu Putranti, tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (13/1/2016) malam.

Menurut dia, anggota Komisi V DPR itu sudah hidup berkecukupan dan tidak seharusnya melakukan korupsi.

"Yang saya tahu dia sudah kaya, pengusaha infrastruktur. Suaminya cukup punya nama, terpandang," kata Tjahjo saat dihubungi, Kamis (14/1/2016) pagi.

Seharusnya, kata Tjahjo, Damayanti bisa fokus menjalankan tugasnya sebagai anggota DPR RI. Tjahjo pun memastikan Damayanti pasti akan dipecat oleh PDI-P.

Dalam Rapat Kerja Nasional I PDI-P yang berlangsung beberapa hari lalu di JIExpo Kemayoran, Jakarta, kata dia, semua kader sudah diingatkan untuk menghindari segala bentuk KKN.

"Sayang, jabatan yang dia kejar sebagai anggota DPR dan berhasil dia dapat dengan kerja keras kok dibayar mahal dengan tindakan suap atas proyek," kata Tjahjo yang juga mantan anggota DPR ini.

Ini adalah kali kedua anggota DPR asal Fraksi PDI-P periode 2014-2019 ditangkap oleh KPK. Sebelumnya, anggota Komisi VII dari Fraksi PDI-P, Adriansyah, ditangkap KPK saat pelaksanaan Kongres PDI-P di Bali, April 2015 lalu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPNI: Jika Satu Perawat Sakit, Negara Ini Kehilangan Kesempatan Melayani 1.000 Orang

PPNI: Jika Satu Perawat Sakit, Negara Ini Kehilangan Kesempatan Melayani 1.000 Orang

Nasional
Dugaan PPNI soal Sumber Penularan Covid-19 di Lingkungan Tenaga Medis

Dugaan PPNI soal Sumber Penularan Covid-19 di Lingkungan Tenaga Medis

Nasional
Kejagung Periksa 3 Pengusaha Ekspedisi Laut Terkait Kasus Impor Tekstil

Kejagung Periksa 3 Pengusaha Ekspedisi Laut Terkait Kasus Impor Tekstil

Nasional
Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa Mantan Dirut BEI dan 12 Saksi Lain

Kasus Jiwasraya Jilid II, Kejagung Periksa Mantan Dirut BEI dan 12 Saksi Lain

Nasional
Doni Monardo: Apabila Data Pasien Covid-19 Dibuka, Itu Sangat Membantu

Doni Monardo: Apabila Data Pasien Covid-19 Dibuka, Itu Sangat Membantu

Nasional
Usai Dicecar Hakim soal Janji Hadirkan Ki Gendeng, Kuasa Hukum Cabut Gugatan UU Pemilu

Usai Dicecar Hakim soal Janji Hadirkan Ki Gendeng, Kuasa Hukum Cabut Gugatan UU Pemilu

Nasional
Mahfud MD: Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Harus dengan Protokol Kesehatan

Mahfud MD: Shalat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban Harus dengan Protokol Kesehatan

Nasional
Ini Prediksi Terbaru Jokowi Soal Puncak Covid-19 di Indonesia...

Ini Prediksi Terbaru Jokowi Soal Puncak Covid-19 di Indonesia...

Nasional
Kemenkes Belum Atur Sanksi Terkait Pelanggaran Batas Tertinggi Biaya Rapid Test

Kemenkes Belum Atur Sanksi Terkait Pelanggaran Batas Tertinggi Biaya Rapid Test

Nasional
Djoko Tjandra Dianggap Imigrasi Penuhi Kriteria, Apa Syarat Pembuatan Paspor?

Djoko Tjandra Dianggap Imigrasi Penuhi Kriteria, Apa Syarat Pembuatan Paspor?

Nasional
Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penipuan Proyek Asian Games 2018

Polisi Tetapkan Satu Tersangka Kasus Penipuan Proyek Asian Games 2018

Nasional
Gugus Tugas Covid-19 dan KLHK Kerja Sama Tangani Limbah APD

Gugus Tugas Covid-19 dan KLHK Kerja Sama Tangani Limbah APD

Nasional
Targetkan Tes Covid-19 Tembus 30.000 per Hari, Ini Upaya Gugus Tugas

Targetkan Tes Covid-19 Tembus 30.000 per Hari, Ini Upaya Gugus Tugas

Nasional
Jokowi Sebut 18 Lembaga akan Dibubarkan Dalam Waktu Dekat

Jokowi Sebut 18 Lembaga akan Dibubarkan Dalam Waktu Dekat

Nasional
Soal Djoko Tjandra, Mendagri: Yang Salah Itu Kenapa Bisa Masuk Indonesia

Soal Djoko Tjandra, Mendagri: Yang Salah Itu Kenapa Bisa Masuk Indonesia

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X