MUI Desak Peraturan Pendirian Rumah Ibadah Dijadikan Undang-undang - Kompas.com

MUI Desak Peraturan Pendirian Rumah Ibadah Dijadikan Undang-undang

Kompas.com - 11/11/2015, 04:11 WIB
KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Ma'ruf Amin, saat ditemui usai pembukaan rakornas MUI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Ma'ruf Amin menegaskan, pihaknya mendukung usulan peraturan pendirian rumah ibadah menjadi undang-undang.

Ma'ruf melihat, saat ini kerukunan antar umat beragama di tanah air semakin mengkhawatirkan.

Apalagi, sejumlah pihak meminta agar Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam negeri (PBM) mengatur tentang aturan pendirian rumah ibadah untuk dicabut.

"Kok dicabut. Ini harus jadi undang-undang. MUI mendukung upaya untuk menguatkan PBM ini menjadi undang-undang," kata Ma'ruf usai membuka acara rakernas MUI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (10/11/2015).

Ia menambahkan, dorongan tersebut juga didasarkan agar pihak-pihak yang melanggar dalam konteks pendirian rumah ibadah dapat diberikan sanksi.

"Kita minta anggota DPR menjadikan ini sebagai undang-undang. Supaya yang melanggar bisa diberikan sanksi," ujar Ma'ruf.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama RI, Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, pemerintah akan bersikap terbuka dalam menerima masukan terkait peraturan tersebut, termasuk menjadikan peraturan tersebut sebagai undang-undang.


EditorErvan Hardoko

Terkini Lainnya


Close Ads X