Kompas.com - 02/10/2015, 22:26 WIB
Tiga pasang calon Gubernur Jawa Tengah, Hadi Prabowo-Don Murdono (dari kanan), Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko mengikuti debat calon Kepala Daerah Jawa Tengah di Gedung Prof Sudarto SH, Universitas Diponegoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2013). Debat yang rencananya dilakukan tiga kali tersebut menjadi media sosialiasi tiga pasang calon bagi publik untuk menilai visi-misi mereka.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASATiga pasang calon Gubernur Jawa Tengah, Hadi Prabowo-Don Murdono (dari kanan), Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko mengikuti debat calon Kepala Daerah Jawa Tengah di Gedung Prof Sudarto SH, Universitas Diponegoro, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (14/5/2013). Debat yang rencananya dilakukan tiga kali tersebut menjadi media sosialiasi tiga pasang calon bagi publik untuk menilai visi-misi mereka.
|
EditorFidel Ali

JAKARTA, KOMPAS.com - Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Timor Tengah Utara kini bisa melaksanakan pilkada meski hanya dengan calon tunggal. Karena hanya memiliki calon tunggal, bagaimana dengan nasib sesi debat calon kepala daerah di tiga daerah tersebut?

"Ya tidak debat, hanya penyampaian visi misi saja. Dia kan sendirian," ujar Komisioner KPU Pusat Arief Budiman saat ditemui di Kantor KPU Pusat, Jumat (2/10/2015).

Nantinya, para calon tunggal akan diminta untuk melakukan pendalaman visi misi atas visi misi tersebut. Mengenai formulasinya, Arief menambahkan, KPU masih membahasnya.

Meskipun debat calon tunggal ditiadakan, komisioner KPU lainnya Ferry Kurnia Rizkiyansyah mengatakan bahwa para calon tunggal tetap memerlukan kampanye. Selain agar dikenal masyarakat, tahapan kampanye dapat dipergunakan sebagai ruang untuk menyampaikan visi misi calon tunggal.

"Kampanye kan konteksnya untuk pasangan calon. Kita berikan ruang untuk pasangan calon itu menyebarkan visi misinya," kata Ferry.

KPU saat ini tengah menggodok Peraturan KPU (PKPU) baru yang akan mengatur semua ketentuan terkait calon tunggal, termasuk mengenai debat calon dan tahapan kampanye. Senin depan KPU akan melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Selain itu, KPU juga akan mengadakan rapat koordinasi dengan Komisi II DPR RI dan uji publik terkait PKPU baru tersebut. Kamis lalu, KPU juga sudah mengirimkan surat edaran kepada tiga daerah yang pilkadanya sempat tertunda untuk menindaklanjuti tahapam persiapan terkait anggaran, panitia ad hoc, barang dan jasa.

"Mudah-mudahan minggu depan sudah kita tuntaskan," tambah Ferry.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wakil Wali Kota Sebut Kasus Covid-19 di Bogor Melonjak 1.000 Persen dalam Sepekan

Wakil Wali Kota Sebut Kasus Covid-19 di Bogor Melonjak 1.000 Persen dalam Sepekan

Nasional
Luhut: Saya Baru Sadar Ahli Kita Hebat-hebat, Selama ini Kurang Diberdayakan

Luhut: Saya Baru Sadar Ahli Kita Hebat-hebat, Selama ini Kurang Diberdayakan

Nasional
Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Rumah Sakit Diminta Mulai Waspada

Kasus Covid-19 Merangkak Naik, Rumah Sakit Diminta Mulai Waspada

Nasional
Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

Nasional
Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

Nasional
Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

Nasional
Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

Nasional
AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

Nasional
Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

Nasional
KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

Nasional
PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

Nasional
Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Nasional
Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

Nasional
FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

Nasional
Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.