Kompas.com - 27/03/2015, 16:50 WIB
Ruang Fraksi Golkar di DPR dijaga ketat oleh polisi dan petugas pengamanan dalam DPR, Kamis (26/3/2015). IHSANUDDIN/KOMPAS.comRuang Fraksi Golkar di DPR dijaga ketat oleh polisi dan petugas pengamanan dalam DPR, Kamis (26/3/2015).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Fraksi Partai Golkar kubu Agung Laksono, Agus Gumiwang Kartasasmita, gagal menemui Ketua Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie, Ade Komarudin.

Agus semula hendak menemui Ade di ruang pimpinan Fraksi Golkar di lantai 12 Gedung DPR untuk memintanya hengkang dari ruang pimpinan. Agus masuk ke sana seusai melakukan rapat dengan Sekjen DPR Winantuningtyastiti, Jumat (27/3/2015) sore.

Sesampainya di lantai 12, petugas polisi hingga pengamanan dalam DPR sudah terlihat menjaga ketat ruangan. Kendati demikian, Agus dan rekan-rekannya dipersilakan untuk masuk. Namun, setelah berada di dalam, rupanya Agus tak berhasil menemui Ade Komarudin. Dia mencurigai Ade memang ada di runagan, tetapi tidak mempunyai niatan untuk menemuinya.

Satu jam sebelumnya, Ade juga masih terlihat di ruang fraksi untuk wawancara dengan wartawan.

"Kami melihat ada indikasi kuat bahwa kami tidak akan bisa bertemu Akom (panggilan Ade) yang katanya ada di dalam. Kelihatannya dia ngumpet, sembunyi," kata Agus.

Dia menyesalkan sikap Ade itu. Padahal, dia berniat untuk mendiskusikan pembagian ruangan fraksi tersebut secara baik-baik.

"Ini upaya kedua kami dalam rangka kami menghormati keputusan hukum yang dikeluarkan Kemenkumham bahwa DPP yang sah adalah kubu Agung," ujarnya.

Selanjutnya, kata Agus, pihaknya tidak akan melakukan cara-cara kekerasan. Agus mengaku hanya akan menempuh jalur hukum ke Bareskrim untuk menyelesaikan masalah ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Kota 'Nusantara' Dibangun di Penajam Paser Utara, Ini Rincian Batas Wilayahnya

Ibu Kota "Nusantara" Dibangun di Penajam Paser Utara, Ini Rincian Batas Wilayahnya

Nasional
Jaksa Diperintahkan Banding Vonis Heru Hidayat, Kejagung: Hakim Ingkari Rasa Keadilan

Jaksa Diperintahkan Banding Vonis Heru Hidayat, Kejagung: Hakim Ingkari Rasa Keadilan

Nasional
Covid-19 Mulai Merangkak Lebihi 1.000 Kasus Per Hari, Jokowi Imbau WFH Lagi

Covid-19 Mulai Merangkak Lebihi 1.000 Kasus Per Hari, Jokowi Imbau WFH Lagi

Nasional
BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan di Indonesia

BMKG: Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan di Indonesia

Nasional
Menilik Kans Menantu Luhut, Mayjen Maruli Simanjuntak dalam Bursa Calon Pangkostrad

Menilik Kans Menantu Luhut, Mayjen Maruli Simanjuntak dalam Bursa Calon Pangkostrad

Nasional
Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Provinsi Ini hingga 22 Januari 2022

Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Provinsi Ini hingga 22 Januari 2022

Nasional
Mengenal “Megathrust”, yang Jadi Alasan Pemerintah Merelokasi Korban Gempa Banten

Mengenal “Megathrust”, yang Jadi Alasan Pemerintah Merelokasi Korban Gempa Banten

Nasional
'Nusantara' Kian Nyata, Ini 7 Poin Penting Proyek Pemindahan Ibu Kota Negara

"Nusantara" Kian Nyata, Ini 7 Poin Penting Proyek Pemindahan Ibu Kota Negara

Nasional
Jalan Mulus dan Ngebut RUU IKN, Dana PEN Bakal Dikucurkan Bangun Ibu Kota Baru

Jalan Mulus dan Ngebut RUU IKN, Dana PEN Bakal Dikucurkan Bangun Ibu Kota Baru

Nasional
Kepala Otorita Ibu Kota 'Nusantara' Ditunjuk Presiden Paling Lambat 2 Bulan Setelah UU IKN Diundangkan

Kepala Otorita Ibu Kota "Nusantara" Ditunjuk Presiden Paling Lambat 2 Bulan Setelah UU IKN Diundangkan

Nasional
Kasus Omicron Meningkat, Jokowi: Waspada, Jangan Jemawa, Jangan Gegabah

Kasus Omicron Meningkat, Jokowi: Waspada, Jangan Jemawa, Jangan Gegabah

Nasional
UU IKN: Otorita Ibu Kota 'Nusantara' Beroperasi Paling Lambat Akhir 2022

UU IKN: Otorita Ibu Kota "Nusantara" Beroperasi Paling Lambat Akhir 2022

Nasional
Alasan Hakim Tak Beri Vonis Hukuman Mati terhadap Heru Hidayat

Alasan Hakim Tak Beri Vonis Hukuman Mati terhadap Heru Hidayat

Nasional
Heru Hidayat Lolos dari Hukuman Mati, Jaksa: Ini Berbeda Dengan yang Kami Minta

Heru Hidayat Lolos dari Hukuman Mati, Jaksa: Ini Berbeda Dengan yang Kami Minta

Nasional
Sidang Unlawful Killing, Saksi Ahli: Tak Wajib Polisi Borgol Anggota Laskar FPI

Sidang Unlawful Killing, Saksi Ahli: Tak Wajib Polisi Borgol Anggota Laskar FPI

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.