Januari-September 2014, 927 Prajurit TNI Lari dari Dinas Militer

Kompas.com - 13/01/2015, 11:51 WIB
Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko berbicara di depan 3.000 prajurit TNI TNI AD, TNI AL, dan TNI AU wilayah Yogyakarta di Hanggar Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin (23/6/2014). PUSAT PENERANGAN TNIPanglima TNI Jenderal TNI Moeldoko berbicara di depan 3.000 prajurit TNI TNI AD, TNI AL, dan TNI AU wilayah Yogyakarta di Hanggar Skadron Pendidikan (Skadik) 101 Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Senin (23/6/2014).
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Sepanjang Januari hingga September 2014, sebanyak 927 prajurit TNI kabur meninggalkan dinas militer. Panglima TNI Jenderal Moeldoko mengakui bahwa jumlah tersebut mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Desersi itu umumnya karena mereka (prajurit TNI) melakukan pelanggaran. Mereka kemudian takut dan khawatir sehingga ada tekanan mental," ujar Moeldoko, saat ditemui seusai memimpin upacara Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi TNI di Lapangan Apel Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (13/1/2015).

Data dari Pusat Penerangan TNI, pada periode Januari hingga September 2013, desersi yang dilakukan prajurit TNI sebanyak 825 kasus. (Baca: Panglima TNI Minta Tentara Harmonis dengan Polisi dan Hindari Sikap Primitif)

Moeldoko mengatakan, masalah tersebut tidak lepas dari tanggung jawab para komandan dan setiap perwira TNI. Untuk ke depan, sebut Moeldoko, akan dilakukan evaluasi dan tahap pembinaan terhadap masing-masing prajurit TNI.

"Ada persoalan kepemimpinan saat ini. Dulu faktor teknologi tidak banyak. Sekarang, banyak yang terpengaruh perkembangan teknologi sehingga komunikasi antara pimpinan dan prajurit TNI tidak berjalan baik," kata Moeldoko.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X