Terkait Kondisi Jenazah, DVI Butuh Waktu 3 Minggu untuk Identifikasi Korban AirAsia QZ8501

Kompas.com - 05/01/2015, 14:58 WIB
Kapolri Jenderal Sutarman dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo usai bertemu Presiden Joko Widodo di istana kepresidenan, Kamis (20/11/2014). Kompas.com/SABRINA ASRILKapolri Jenderal Sutarman dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Soerya Respationo usai bertemu Presiden Joko Widodo di istana kepresidenan, Kamis (20/11/2014).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary


SURABAYA, KOMPAS.com — Kepala Polri Jenderal Pol Sutarman meminta maaf kepada keluarga korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ8501 atas lamanya proses identifikasi jenazah. Menurut Sutarman, tim Disaster Victim Identification membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengidentifikasi karena terkait kondisi jenazah.

"Kalau sidik jari masih utuh, hitungan menit saja sudah teridentifikasi. Tapi, kalau sudah tidak ada sidik jarinya, tidak lengkap, tim ahli menyampaikan ke saya butuh tiga minggu," ujar Sutarman, dalam konferensi pers di Crisis Center AirAsia, Kompleks Mapolda Jawa Timur, Senin (5/1/2014).

Sutarman memastikan bahwa semua jenazah yang ditemukan oleh Badan SAR Nasional pasti akan teridentifikasi walaupun membutuhkan waktu yang lebih lama. Untuk jenazah yang tidak sempurna, tim DVI mengandalkan data postmortem berupa gigi geligi dan DNA. Dua data tersebut, kata Sutarman, adalah data yang paling bertahan lama dari tubuh seseorang.

"Untungnya data antemortem, khususnya DNA dan gigi, sudah semua kita kumpulkan dari keluarga. Karena itu, tidak ada alasan untuk tidak teridentifikasi," ujar dia.

Sutarman mengatakan, identifikasi diserahkan ke tim DVI. Tim itu, kata Sutarman, memiliki kemampuan identifikasi jenazah yang telah diakui dunia internasional. Sejauh ini, sebanyak 260 ahli identifikasi, baik dari Polri maupun ahli luar negeri, dikerahkan untuk mengidentifikasi jenazah.

Hingga hari ini, dari 162 penumpang dan awak pesawat yang jatuh di perairan Selat Karimata, 34 jenazah telah ditemukan. Sebanyak 9 jenazah telah teridentifikasi dan dikembalikan ke keluarganya. Sementara itu, 16 lainnya masih dalam proses pencocokan data antemortem dengan postmortem. Adapun 9 jenazah akan memasuki tahap rekonsiliasi.

Baca juga:
Jalan Panjang Menyingkap Identitas Korban AirAsia QZ8501

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X