Permohonan Rehabilitasi Tessy Sedang Dipelajari Polri

Kompas.com - 13/11/2014, 15:53 WIB
Penampilan Tessy (kiri) dalam pementasan Reuni Ketoprak Humor yang berjudul 'Damar Wulan Minak Jinggo' karya sutradara Aries Mukadi, di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (21/3/2011) malam. Pementasan yang didukung pemain seperti Tarzan, Doyok, Kadir, Nunung, Tessy, Kirun, dan Marwoto tersebut digelar dalam rangka merayakan ulang tahun ke-61 mantan Menakertrans sekaligus pendiri ketoprak humor, Erman Soeparno. KOMPAS IMAGES / BANAR FIL ARDHIPenampilan Tessy (kiri) dalam pementasan Reuni Ketoprak Humor yang berjudul 'Damar Wulan Minak Jinggo' karya sutradara Aries Mukadi, di Gedung Kesenian Jakarta, Senin (21/3/2011) malam. Pementasan yang didukung pemain seperti Tarzan, Doyok, Kadir, Nunung, Tessy, Kirun, dan Marwoto tersebut digelar dalam rangka merayakan ulang tahun ke-61 mantan Menakertrans sekaligus pendiri ketoprak humor, Erman Soeparno.
|
EditorFidel Ali Permana


JAKARTA, KOMPAS.com - Kabul Basuki atau yang dikenal sebagai Tessy hingga saat ini kondisinya sudah berangsur membaik. Dia sudah bisa diajak bicara dan dimintai keterangannya.

"Kita sudah minta keteranganlah (Tessy)," ujar Direktur Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri, Brigjen Anjan Pramuka Putra, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (13/11/2014).

Anjan mengatakan, kondisi Tessy sudah membaik sejak dua hari yang lalu. Tessy, kata dia, juga sudah menyerahkan surat permohonan rehabilitasi melalui kuasa hukumnya pada Senin (10/11/2014). Dan pada keesokan harinya surat permohonan tersebut sudah disikapi oleh Bareskrim Mabes Polri.

"Permohonan sudah disikapi. Nanti dinilai oleh tim assessment. Mereka terdiri dokter, psikolog, penyidik dari BNN dan Bareskrim," ucap Anjan.

Saat disinggung tentang siapa pemasok narkoba ke pelawak yang pernah tergabung dalam grup Srimulat tersebut, Anjan enggan memberikan tanggapan.

"Pemasok siapa, ya rahasia lah," ucap Anjan.

Sebelumnya, Tessy ditangkap Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Mabes Polri karena terbukti membawa dan menggunakan narkotika jenis sabu, Kamis (23/10/2014). Dalam penangkapannya, petugas menemukan dua paket sabu seberat 1,06 gram yang disembunyikan di dalam kotak kacamata di dalam mobil Mercedes Benz yang dikendarai Tessy.

Tessy diduga telah melanggar Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 132 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1, juncto Pasal 132 ayat 1, lebih subsider Pasal 127 Undang-Undang RI Tahun 2009 tentang Narkotika.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Begini Kronologi OTT KPK Terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Begini Kronologi OTT KPK Terhadap Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, KPK Langsung Tahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Usai Ditetapkan Sebagai Tersangka, KPK Langsung Tahan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diamankan KPK di Rumah Dinasnya

Ditetapkan Sebagai Tersangka, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Diamankan KPK di Rumah Dinasnya

Nasional
KPK Tetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

KPK Tetapkan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah Sebagai Tersangka Kasus Dugaan Suap Proyek Infrastruktur

Nasional
Said Aqil Siradj Usul Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Keluarkan Zakat 2,5 Persen

Said Aqil Siradj Usul Jokowi Instruksikan PNS hingga Pengusaha Keluarkan Zakat 2,5 Persen

Nasional
Harlah NU Ke-98, Ketua Umum PBNU: Kami Bantu Sukseskan Penanganan Pandemi Covid-19

Harlah NU Ke-98, Ketua Umum PBNU: Kami Bantu Sukseskan Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi Minta Ulama NU Bantu Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Jokowi Minta Ulama NU Bantu Sukseskan Program Vaksinasi Covid-19

Nasional
Jokowi: NU Hampir 1 Abad Tumbuh Kokoh di Indonesia...

Jokowi: NU Hampir 1 Abad Tumbuh Kokoh di Indonesia...

Nasional
Majelis Tinggi Demokrat Sebut Tak Semua yang Dukung KLB Merupakan Pendiri Partai

Majelis Tinggi Demokrat Sebut Tak Semua yang Dukung KLB Merupakan Pendiri Partai

Nasional
Pendiri Demokrat Sebut KLB Akan Digelar Awal Maret 2021

Pendiri Demokrat Sebut KLB Akan Digelar Awal Maret 2021

Nasional
Ingin Selamatkan Partai, Pendiri Partai Demokrat Ingin KLB Bisa Segera Digelar

Ingin Selamatkan Partai, Pendiri Partai Demokrat Ingin KLB Bisa Segera Digelar

Nasional
Epidemiolog Nilai Vaksinasi Gotong Royong Ciptakan Ketidakadilan

Epidemiolog Nilai Vaksinasi Gotong Royong Ciptakan Ketidakadilan

Nasional
Malam Ini, KPK Tentukan Status Nurdin Abdullah dan 5 Orang yang Ditangkap di Sulsel

Malam Ini, KPK Tentukan Status Nurdin Abdullah dan 5 Orang yang Ditangkap di Sulsel

Nasional
Soal OTT di Sulsel, KPK Pastikan Bekerja Sesuai Prosedur Hukum yang Berlaku

Soal OTT di Sulsel, KPK Pastikan Bekerja Sesuai Prosedur Hukum yang Berlaku

Nasional
Epidemiolog Khawatir Narasi Vaksinasi Gotong Royong Membuat Pemerintah Abaikan 3T

Epidemiolog Khawatir Narasi Vaksinasi Gotong Royong Membuat Pemerintah Abaikan 3T

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X