Kompas.com - 17/10/2014, 21:51 WIB
Pasangan selebriti, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menunjukkan buku pernikahan mereka saat menggelar konferensi pers usai prosesi akad nikah di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Raffi dan Gigi, panggilan akrab Nagita, resmi menjadi suami istri setelah Raffi mengucapkan ijab kabul pada pukul 14.41 WIB dengan mas kawin berupa uang tunai sebesar Rp 17.022.014. TRIBUNNEWS/JEPRIMA Pasangan selebriti, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina menunjukkan buku pernikahan mereka saat menggelar konferensi pers usai prosesi akad nikah di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014). Raffi dan Gigi, panggilan akrab Nagita, resmi menjadi suami istri setelah Raffi mengucapkan ijab kabul pada pukul 14.41 WIB dengan mas kawin berupa uang tunai sebesar Rp 17.022.014.
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com 
— Komisi Penyiaran Indonesia memberikan teguran tertulis kepada Trans TV atas siaran eksklusif pernikahan presenter Raffi Ahmad dan Nagita Slavina pada 16 dan 17 Oktober 2014. KPI menganggap program siaran "Janji Suci Raffi dan Nagita" tersebut telah dimanfaatkan bukan untuk kepentingan publik.

Dalam keterangan yang dimuat di situs web KPI, Ketua KPI Pusat Judhariksawan yang menandatangani surat teguran pada Jumat (17/10/2014) menyoroti durasi siaran program selama dua hari berturut-turut. KPI menilai durasi itu tidak wajar serta tidak memberikan manfaat kepada publik sebagai pemilik frekuensi. KPI menganggap hal itu sebagai pelanggaran atas perlindungan kepentingan publik.

KPI juga memutuskan bahwa penayangan tersebut telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 11 ayat (1) serta Standar Program Siaran Komisi Penyiaran Indonesia Tahun 2012 Pasal 11 ayat (1). Sanksi atas pelanggaran itu berupa sanksi administrasi teguran tertulis.

Selain itu, KPI meminta Trans TV untuk tidak menayangkan kembali (rerun) serta tidak mengulangi kesalahan serupa di kemudian hari. KPI mengingatkan bahwa frekuensi televisi adalah milik publik dan harus dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi masyarakat banyak.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.