Kompas.com - 17/07/2014, 21:43 WIB
Terdakwa kasus dugaan korupsi proyek Hambalang Anas Urbaningrum selesai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (19/6/2014). Pada persidangan tersebut, hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan terdakwa dan tim penasihat hukumnya. KOMPAS/HERU SRI KUMOROTerdakwa kasus dugaan korupsi proyek Hambalang Anas Urbaningrum selesai menjalani sidang di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis (19/6/2014). Pada persidangan tersebut, hakim menolak nota keberatan atau eksepsi yang diajukan terdakwa dan tim penasihat hukumnya.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com
 — Mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, mengaku tak tahu ada bagi-bagi ponsel BlackBerry dalam Kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung. Anas juga membantah memerintahkan pembagian BlackBerry tersebut untuk pendukungnya di kongres tersebut.

"Saya jelas tidak tahu karena urusan teknis, kan saya tidak pernah terlibat kan. Tidak pernah perintah bagi BlackBerry," kata Anas seusai sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (17/7/2014).

Menurut Anas, maksud pembagian BlackBBerry tersebut juga tidak jelas. Berdasarkan keterangan saksi, BlackBerry tersebut juga tidak jelas siapa saja penerimanya.

"Saya sendiri meragukan apa ada pembagian BB. Kalau ada, itu dibagi kepada siapa juga tidak jelas," kata Anas.

Menurut Anas, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin juga tak pernah menyampaikan adanya pembagian BlackBerry. Sebelumnya, dalam persidangan, Direktur PT Sarana Bangun Cipta Ilham Idli mengaku diminta Nazar untuk menyediakan 400 BlackBerry pada Kongres Partai Demokrat tahun 2010 di Bandung.

Ilham mengatakan, harga satu unit BlackBerry saat itu Rp 2,2 juta. Ilham mengatakan, pembayaran BlackBerry tersebut diambil dari kantor Permai Group.

Sementara itu, Manajer Pemasaran PT Sarana Bangun Cipta Rio Abdulrahman mengungkapkan proses pembagian 400 BlackBerry tidak berjalan lancar. Ia mengaku tak tahu siapa saja penerima BlackBerry tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

Luhut Sebut Vaksin Merah Putih Diproduksi Juni 2022

Nasional
Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

Heboh Gaya AHY Saat Olahraga, dari Unimog sampai Rompi Beban ala Militer

Nasional
Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

Pemerintah Akan Buat Pusat Riset Vaksin di Bali, Kerja Sama dengan Merck hingga Pfizer

Nasional
Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

Gatot Nurmantyo Pernah Perintahkan Usir Pesawat Tempur Singapura Buntut DCA 2007

Nasional
AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

AHY Ajak Kader Demokrat Bersiap Hadapi Pileg dan Pilpres 2024

Nasional
Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

Investigasi Kerangkeng Manusia di Rumah Bupati Nonaktif Langkat, LPSK: Terjadi Penahanan Ilegal

Nasional
KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

KSAL Terima Kunjungan Menteri DAPA Korsel, Apa yang Dibahas?

Nasional
PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

PAPDI: Percepat Booster, tapi Cakupan Vaksinasi Primer Harus Terus Ditingkatkan

Nasional
Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Perjanjian Indonesia-Singapura soal FIR dan DCA yang Menuai Kritik

Nasional
Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

Desakan Berbagai Pihak soal Evaluasi PTM 100 Persen dan Sikap Pemerintah

Nasional
FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

FIR Jakarta dan Kenapa Didelegasikan Kembali

Nasional
Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Penuturan Dicky Sondani, Kapolsek yang Jadi Saksi Detik-detik Wafatnya Soeharto...

Nasional
Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Anggota Komisi II: Fit and Proper Test Calon Anggota KPU-Bawaslu 7-9 Februari 2022

Nasional
Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Pekan Depan, Kejagung Periksa Purnawirawan TNI Terkait Kasus Satelit Kemenhan

Nasional
DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

DPR, KPU, dan Bawaslu Disebut Akan Bahas Aturan Kampanye Pemilu di Ruang Digital

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.