Hatta Anggap Kasus Babinsa dan Ancaman Bom sebagai Kampanye Hitam

Kompas.com - 08/06/2014, 19:12 WIB
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Hatta Rajasa saling berpegangan tangan saat mengikuti acara Deklarasi Pemilu Berintegritas dan Damai di Jakarta, Selasa (3/6/2014). Deklarasi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum ini menandai dimulainya masa kampanye pilpres dari 4 Juni hingga 5 Juli 2014. TRIBUNNEWS/DANY PERMANACalon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Hatta Rajasa saling berpegangan tangan saat mengikuti acara Deklarasi Pemilu Berintegritas dan Damai di Jakarta, Selasa (3/6/2014). Deklarasi yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum ini menandai dimulainya masa kampanye pilpres dari 4 Juni hingga 5 Juli 2014.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Calon wakil presiden nomor urut 1 Hatta Rajasa merasa resah dengan kampanye hitam yang selalu menyerang kubunya. Dalam beberapa hari ini saja, menurutnya, sudah ada dua kampanye hitam, yakni isu pengerahan bintara pembina desa dan ancaman pengeboman di Rumah Polonia sebagai markas tim sukses dan relawannya.

Hal tersebut disampaikan Hatta di depan ratusan alumni ITB yang mendeklarasikan dukungan untuknya bersama Prabowo Subianto dalam Pemilu Presiden 9 Juli 2014. "Mari kita hindarkan black campaign, saya paling tidak suka cara-cara seperti itu. Kemarin katanya kantor kita akan dibom. Diisukan seperti itu," kata Hatta di Anjungan Sumatera Selatan, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (8/6/2014) siang.

Hatta mengaku berada di rumah Polonia hingga pukul 01.00 dini hari tadi. Dia mengingatkan seluruh jajaran tim sukses dan relawan untuk tidak takut dan terpengaruh dengan kampanye hitam semacam itu.

"Selanjutnya ada isu TNI memihak. Isu itu sudah dikembangkan. Menurut saya, sejak reformasi TNI kita sangat profesional, yang tidak mungkin bisa tarik ke kiri, ke kanan," ujar mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

Dia meminta berbagai pihak mulai dari media massa hingga masyarakat tidak terus-menerus mengembangkan isu kampanye hitam seperti itu. "Mari kita beradu argumentasi. Beradu konsep untuk kemajuan bangsa ini. Dua isu itu jangan kita kembangkan lagi," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

Selamat dari Kecelakaan saat Reli di Meikarta, Bamsoet Puji Keahlian Sean Gelael

Nasional
Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Formula E Diusut KPK, Bambang Soesatyo: Pidana dan Olahraga Harus Dipisah

Nasional
Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

Kunjungi Jambi, Muhadjir Pastikan Keluarga Miskin Bakal Dapat Bansos

Nasional
BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

BKN Ingatkan soal Sanksi bagi ASN yang Nekat Cuti dan ke Luar Kota Saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

Kepala BKN: ASN Wajib Batalkan Cuti Saat Libur Natal-Tahun Baru

Nasional
2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

2.233 Atlet Ikuti Kompetisi Perairan KSAL Cup 2021

Nasional
Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Menanti Langkah Konkret Jaksa Agung soal Penyidikan Kasus Pelanggaran HAM Berat

Nasional
134.500 Dosis Vaksin Novavax Tiba dari China, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Covid-19

134.500 Dosis Vaksin Novavax Tiba dari China, Pemerintah Kejar Target Vaksinasi Covid-19

Nasional
Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

Kemenkes: Efikasi Novavax 96,4 Persen terhadap Covid-19 Varian Non-alfa

Nasional
Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Selamat dari Kecelakaan Saat Reli, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya

Nasional
UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

UPDATE 27 November: Indonesia Baru Capai Vaksinasi 44,97 Persen dari Target Herd Immunity

Nasional
Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Update 27 November: Positivity Rate Kasus Harian Covid-19 Sebesar 0,21 Persen

Nasional
Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Update 27 November: Ada 5.397 Suspek Covid-19 di Indonesia

Nasional
Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Menpan RB Larang ASN Cuti pada 24 Desember 2021-2 Januari 2022

Nasional
Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Update 27 November: Bertambah 11, Total 143.807 Orang Meninggal Dunia akibat Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.