Jelang Ramadhan, Kemenhub Siapkan Angkutan Khusus Logistik

Kompas.com - 03/06/2014, 06:32 WIB
Lapak penjualan daging sapi di Pasar Johar Semarang, Selasa (16/7/2013) KOMPAS.com/PUJI UTAMILapak penjualan daging sapi di Pasar Johar Semarang, Selasa (16/7/2013)
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Perhubungan menyiapkan kapal angkut khusus untuk distribusi logistik, termasuk hewan ternak, menjelang Ramadhan. Beragam persiapan lain juga dilakukan kementerian ini untuk menyongsong Ramadhan dan Lebaran.

"Bulan Juni ini kan kebutuhan pokok untuk gula, beras, daging sudah disiapkan, distribusinya juga," kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan di Istana Negara, Senin (2/6/2014). Dia mengatakan pada tahun ini bahkan ada pengkhususan untuk angkutan ternak.

"(Pada) tahun ini, distribusi ternak itu ada kapal khusus sekarang. Tidak lagi tongkang, tapi (kapal) khusus, kami desain sedemikian rupa milik Pelni, bisa angkut 400 ekor (ternak) sekali ngangkut," ujar Mangindaan. Dia menyebutkan dua kapal sudah disiapkan untuk ini.

Menurut Mangindaan, koordinasi sudah dilakukan dengan Menteri Pertanian Suswono. "Untuk daging, kami berharap bisa diatasi (lonjakan kebutuhannya)," kata dia.

Persiapan lain

Selain mempersiapkan jalur laut untuk pengiriman logistik menjelang Ramadhan, Mangindaan mengatakan kementeriannya juga masih menunggu penyelesaian perbaikan jalur pantura yang merupakan nadi transportasi di Pulau Jawa.

Jalur tersebut kembali rusak setelah banjir besar terjadi di sepanjang rute di sisi utara Pulau Jawa ini pada awal 2014. Mangindaan mengatakan, pemerintah akan meninjau langsung kesiapan jalur tersebut pada 8 Juni 2014.

Persiapan lain yang dilakukan kementeriannya menyongsong Ramadhan, imbuh Mangindaan, adalah persiapan unit pengangkut untuk mudik Lebaran. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu menyatakan akan kembali menerapkan sistem persiapan mudik seperti yang dipakai pada tahun lalu.

Untuk mengatasi lonjakan pemudik sepeda motor, Kemenhub akan menyiapkan bus bagi para pemudik, dengan sepeda motor mereka diangkut menggunakan kereta api. "Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan," ucapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Bawaslu Ancam Beri Sanksi Terberat pada Paslon Peanggar Protokol Kesehatan Saat Kampanye

Nasional
KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

KPK Akan Periksa Wali Kota Tasikmalaya sebagai Tersangka Kasus Suap

Nasional
Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

Penjelasan DPR soal Penghapusan Pasal dalam Draf UU Cipta Kerja Terbaru

Nasional
Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Pekan Depan Menlu AS Akan Kunjungi Indonesia, Ini Agendanya

Nasional
Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

Ketua MPR Minta Prioritas Vaksinasi Covid-19 di Pulau Jawa

Nasional
Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Kali Kedua Prabowo Sambangi Perancis, Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan

Nasional
Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

Draf UU Cipta Kerja Berubah Jadi 1.187 Halaman, Ada Penghapusan Pasal

Nasional
Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

Benny Tjokro Mengaku Jadi Korban Konspirasi di Kasus Jiwasraya

Nasional
Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

Jangka Waktu Pembahasan Aturan Turunan UU Cipta Kerja Dinilai Tak Realistis

Nasional
Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

Harun Masiku Belum Tertangkap, ICW: KPK Bukan Tidak Mampu, tetapi Tidak Mau

Nasional
Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

Jokowi Ingin Batu Bara Tak Lagi Diekspor, tetapi Diolah di Dalam Negeri

Nasional
Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

Tujuh Bulan Pandemi, Pemerintah Belum Capai Target Tes Usap dari WHO

Nasional
Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

Banyak Penolakan, Pemerintah Diminta Tunda Pemberlakuan UU Cipta Kerja

Nasional
Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

Doni Monardo Bantah Anggapan Pemeriksaan Spesimen Indonesia Terendah di Dunia

Nasional
Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

Soal Kebakaran Gedung, Kejagung Duga Karena Unsur Kealpaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X