SBY Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Senen

Kompas.com - 25/04/2014, 12:00 WIB
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) meninjau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jumat (25/4/2014). KOMPAS.com/SABRINA ASRILPresiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (tengah) meninjau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jumat (25/4/2014).
|
EditorLaksono Hari Wiwoho


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meninjau lokasi kebakaran di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Jumat (25/4/2014) sekitar pukul 11.20. Iring-iringan mobil kepresidenan langsung bertolak ke lokasi kebakaran setelah acara peringatan hari ulang tahun Otonomi Daerah di Istana selesai.

Di lokasi kebakaran, Presiden tampak memantau dari Plaza Atrium Senen yang jaraknya sekitar 300 meter dari Pasar Senen. Tampak hadir bersamanya Sekretaris Kabinet Dipo Alam, Walikota Jakarta Pusat Rustam Effendi, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha, dan sejumlah unsur pemerintahan kota Jakarta Pusat.

Pantauan Presiden dilakukan selama kurang dari 15 menit. Presiden ikut berbincang dengan unsur pemerintahan kota dan sejumlah menteri. Ia tampak menunjuk ke arah lokasi kebakaran dan memberikan instruksi kepada pejabat terkait. Tak lama kemudian, Presiden langsung memasuki mobil dinasnya dan kembali ke Istana Negara.

Pasar Senen terbakar sekitar pukul 02.00-03.00. Sumber kebakaran berada di Blok 3 lantai 3. Sebanyak 40 mobil pemadam kebakaran dikerahkan di sana, tetapi api belum juga padam. Masih terlihat api berkobar di lantai 2, tempat toko baju-baju bekas.

Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat Rahmat Kristantio mengatakan, sampai sekarang api belum dapat dipadamkan karena angin semakin mengarah ke timur. Petugas pemadam juga berusaha menambah jumlah armada.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Partai Demokrat, Menkuhmam Minta SBY Tak Tuding Pemerintah

Soal Kisruh Partai Demokrat, Menkuhmam Minta SBY Tak Tuding Pemerintah

Nasional
Kemenag Upayakan Guru Agama Honorer Dapat Masuk ke Dalam Usulan PPPK Kemendikbud

Kemenag Upayakan Guru Agama Honorer Dapat Masuk ke Dalam Usulan PPPK Kemendikbud

Nasional
Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021

Revisi UU ITE Tak Masuk Prolegnas Prioritas 2021

Nasional
Tak Ada Lagi Subsidi Gaji pada 2021, Begini Penjelasan Menko Airlangga

Tak Ada Lagi Subsidi Gaji pada 2021, Begini Penjelasan Menko Airlangga

Nasional
KPK: Pengadaan Tanah di Cipayung yang Sedang Diusut Belum Ada Peruntukannya

KPK: Pengadaan Tanah di Cipayung yang Sedang Diusut Belum Ada Peruntukannya

Nasional
Sebut Penembakan Laskar FPI Bukan Pelanggaran HAM Berat, Ini Penjelasan Mahfud

Sebut Penembakan Laskar FPI Bukan Pelanggaran HAM Berat, Ini Penjelasan Mahfud

Nasional
BPOM: Tak Semua Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Penggunaan Harus Diuji Klinis di Indonesia

BPOM: Tak Semua Vaksin Covid-19 yang Dapat Izin Penggunaan Harus Diuji Klinis di Indonesia

Nasional
Temui Pimpinan LDII, Kapolri Bahas Soal Dai Kamtibmas

Temui Pimpinan LDII, Kapolri Bahas Soal Dai Kamtibmas

Nasional
Baleg DPR Tetapkan 33 RUU Prolegnas Prioritas 2021, RUU Pemilu Dikeluarkan

Baleg DPR Tetapkan 33 RUU Prolegnas Prioritas 2021, RUU Pemilu Dikeluarkan

Nasional
BPOM: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bisa Diberikan kepada Lansia

BPOM: Vaksin Covid-19 AstraZeneca Bisa Diberikan kepada Lansia

Nasional
Penetapan Tersangka 6 Laskar FPI Jadi Tertawaan, Mahfud MD: Itu Konstruksi Hukum

Penetapan Tersangka 6 Laskar FPI Jadi Tertawaan, Mahfud MD: Itu Konstruksi Hukum

Nasional
Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Seksual Dinilai Belum Memadai

Perlindungan terhadap Korban Kekerasan Seksual Dinilai Belum Memadai

Nasional
Cita Citata hingga Achsanul Qosasi Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Bansos, Ini Kata KPK

Cita Citata hingga Achsanul Qosasi Disebut dalam Sidang Kasus Dugaan Bansos, Ini Kata KPK

Nasional
Mensos Risma Ingin Tangani Pandemi Tanpa Bebani APBN Lebih Banyak Lagi

Mensos Risma Ingin Tangani Pandemi Tanpa Bebani APBN Lebih Banyak Lagi

Nasional
Pemerintah Siapkan Jaminan Keamanan untuk Penyelenggaraan PON dan Peparnas di Papua

Pemerintah Siapkan Jaminan Keamanan untuk Penyelenggaraan PON dan Peparnas di Papua

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X