Nasdem Targetkan Jawa Barat sebagai Lumbung Suara

Kompas.com - 20/03/2014, 18:46 WIB
Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh KOMPAS.com/Indra AkuntonoKetua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

BANDUNG, KOMPAS.com - Partai Nasdem menargetkan Provinsi Jawa Barat sebagai salah satu lumbung suara pada Pemilu Legislatif 9 April 2014 nanti. Hal itu dikatakan Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, saat orasi di hadapan pendukungnya, di Bandung, Jawa Barat.

"Jadi Insya Allah dengan perkembangan yang saya ikuti di Jawa Barat, Nasdem menaruh harapan besar sebagai suatu lumbung perolehan suara," kata Surya di Lapangan Bojong Loa, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (20/3/2014).

Ia mengaku optimistis dapat menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu lumbung suara partainya. Alasannya, kata Surya, dari tiga pemilu terakhir, tak ada satu pun partai politik yang keluar sebagai pemenang pemilu secara berurutan.

"Tidak ada parpol secara nasional yang berurut-turut menjadi pemenang pemilu. Mudah-mudahan di 2014 ini ada kemenangan bagi partai baru," katanya.

Dalam orasinya, ia mengingatkan, agar masyarakat bijak dalam menggunakan hak suaranya. "Tapi kalau memang ada perasaan gemes, memohon rasa keadilan yang belum tercapai, meminta tingkat kehidupan berubah, jangan sia-siakan hak politik rakyat Jawa Barat. Nasdem menawarkan dirinya sebagai partai alternatif," katanya.

Lebih jauh, ia mengatakan, Nasdem tak hanya menjadikan Jawa Barat sebagai lumbung suara nasional. Partai dengan nomor urut satu itu itu juga menargetkan kemenangan untuk pileg DPRD provinsi dan kabupaten/kota.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gantikan Luhut, Mentan Syahrul Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Gantikan Luhut, Mentan Syahrul Jadi Menteri Kelautan dan Perikanan Ad Interim

Nasional
Polri Nilai Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

Polri Nilai Deklarasi Benny Wenda Bentuk Provokasi dan Propaganda

Nasional
85 Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Positif Covid-19, Kepala BP2MI: Masalah Serius

85 Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Positif Covid-19, Kepala BP2MI: Masalah Serius

Nasional
Dilaporkan Putri Kalla ke Polisi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Pernah Serang Dia atau Keluarganya

Dilaporkan Putri Kalla ke Polisi, Ferdinand Hutahaean: Saya Tak Pernah Serang Dia atau Keluarganya

Nasional
Anggota KY Tanya Yanto Yunus soal Motivasi Jadi Hakim MA di Usia 30 Tahun

Anggota KY Tanya Yanto Yunus soal Motivasi Jadi Hakim MA di Usia 30 Tahun

Nasional
Ini 18 Nama Calon Anggota Ombudsman 2021-2026 yang Diserahkan Jokowi ke DPR

Ini 18 Nama Calon Anggota Ombudsman 2021-2026 yang Diserahkan Jokowi ke DPR

Nasional
Diduga Ada Kekerasan, Amnesty Sebut Polisi Gunakan Tongkat Hingga Kayu Saat Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Diduga Ada Kekerasan, Amnesty Sebut Polisi Gunakan Tongkat Hingga Kayu Saat Amankan Unjuk Rasa UU Cipta Kerja

Nasional
Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Bareskrim

Putri Jusuf Kalla Laporkan Ferdinand Hutahaean dan Rudi S Kamri ke Bareskrim

Nasional
Presiden Jokowi Terima 18 Nama Calon Anggota Ombudsman RI

Presiden Jokowi Terima 18 Nama Calon Anggota Ombudsman RI

Nasional
BP2MI: Taiwan Hentikan Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia

BP2MI: Taiwan Hentikan Sementara Penempatan Pekerja Migran Indonesia

Nasional
Pakar Hukum Internasional: Klaim Benny Wenda Tak Berdasar

Pakar Hukum Internasional: Klaim Benny Wenda Tak Berdasar

Nasional
KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo di Widya Chandra

KPK Geledah Rumah Dinas Edhy Prabowo di Widya Chandra

Nasional
Dokter Ungkap Biaya Perawatan Jaksa Pinangki Capai Rp 100 Juta Per Tahun

Dokter Ungkap Biaya Perawatan Jaksa Pinangki Capai Rp 100 Juta Per Tahun

Nasional
Penyidik Dihalangi Saat Beri Surat Panggilan ke Rizieq Shihab, Polri Singgung soal Sanksi

Penyidik Dihalangi Saat Beri Surat Panggilan ke Rizieq Shihab, Polri Singgung soal Sanksi

Nasional
Mendagri Minta Pemerintah Daerah Evaluasi APBD Tahun 2020

Mendagri Minta Pemerintah Daerah Evaluasi APBD Tahun 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X