"Popularitas Jokowi Dikarbit Media" - Kompas.com

"Popularitas Jokowi Dikarbit Media"

Kompas.com - 13/03/2014, 00:29 WIB
YouTube.com Video Janji Jokowi yang diunggah di youtube. Gambar layar diambil pada Jumat (7/3/2014) pagi.
JAKARTA, KOMPAS.com — Peneliti Saiful Mujani Research and Consulting Sirojuddin Abbas menilai, popularitas dan elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melejit karena peran media dalam mengemas pemberitaan tentangnya. Media dia nilai kerap menonjolkan kebaikan Jokowi.

"Jokowi itu 'dikarbit' popularitasnya oleh media. Sebelumnya mobil Esemka, proyek apa lagi misalnya. Itu saja sebenarnya," ujar Sirojuddin di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2014). Ia mengatakan, sejak muncul di media, pemberitaan soal Jokowi lebih banyak mengangkat kebaikan dan keberhasilan kinerjanya.

Media, kata Sirojuddin, kerap mengemas Jokowi sebagai tokoh yang populis, dekat dengan rakyat dan orang miskin. "Tapi, sebagai politisi yang di sini juga terkait dengan pemain lain, aspek negatifnya seolah-olah tertutupi," kata dia.

Selain soal pemberitaan media, Sirojuddin mengatakan, popularitas dan elektabilitas Jokowi meningkat karena kemampuannya berinteraksi dengan masyarakat terlihat lebih tulus dan tidak pura-pura. "Dan kebetulan dia tidak membungkus kebijakannya dalam bahasa yang rumit," ujarnya.

Sebelumnya, elektabilitas Jokowi kembali menempati peringkat teratas berdasarkan hasil survei calon presiden 2014. Dalam survei terakhir Indo Barometer bekerja sama dengan Laboratorium Psikologi Universitas Indonesia, elektabilitas Jokowi mencapai 30,3 persen.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPalupi Annisa Auliani

Close Ads X