PDI-P: Industri Migas Jangan Sampai Terganggu

Kompas.com - 14/08/2013, 11:18 WIB
Ilustrasi KOMPAS/ADI SUCIPTOIlustrasi
|
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan Bambang Wuryanto berharap aktivitas industri minyak dan gas di Tanah Air tak terganggu pascapenangkapan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini oleh KPK pada Selasa (13/8/2013) malam.

"Industri migas harus diselamatkan karena SKK menangani industri migas di level hulu. Artinya organisasi SKK Migas segera dikonsolidasikan," ujar Bambang saat dihubungi pada Rabu (14/8/2013).

Anggota Komisi VII ini mengingatkan, pemerintah berkewajiban menjaga industri migas sehingga tidak terpengaruh. "Ingat RR (Rudi Rubiandini) adalah kepala, bukan ketua. Pemerintah punya peran sentral," katanya.

Bambang memberikan kesempatan bagi KPK untuk mengusut tuntas kasus yang berkaitan dengan suap ini.

Seperti diberitakan, KPK menangkap Rudi di kediaman pribadinya di Jalan Brawijaya VIII, Jakarta Selatan, Selasa malam, dengan sangkaan menerima suap dari pihak swasta. Ikut ditangkap dua orang lain dari pihak swasta berinisial S daan E. Total orang yang ditangkap dalam operasi KPK berjumlah 7 orang.

Barang bukti yang disita dari penangkapan itu, yakni uang tunai lebih dari 400.000 dollar AS. Motor besar bermerek BMW juga ikut disita. Diduga motor tersebut bagian dari suap. Ketiga orang yang ditangkap masih dalam status terperiksa. Penentuan status hukum Rudi akan dilakukan dalam 1 x 24 jam sejak penangkapan, apakah dijadikan tersangka atau tidak.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X