150 Ribu Aparat Disebar di Jalur Mudik

Kompas.com - 30/07/2013, 10:08 WIB
Ilustrasi: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) pukul 11.23 WIB oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.   KOMPAS/RIZA FATHONIIlustrasi: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) pukul 11.23 WIB oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebanyak 150 ribu aparat gabungan akan mengamankan pelaksanaan mudik Lebaran yang diperkirakan jatuh pada 8 Agustus 2013. Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik jalur mudik dan sejumlah obyek vital.

Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Nanan Sukarna mengatakan, aparat gabungan ini terdiri dari beberapa unsur seperti Polri, TNI, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja. Hal ini bagian dari Operasi Ketupat 2013 yang akan dimulai sejak H-7 hingga H+7 Lebaran.

"Saya berharap agar seluruh stakeholder dapat bekerja sama, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat ini dapat berjalan lancar," kata Nanan, saat memberikan sambutan dalam apel gelar pasukan persiapan Operasi Ketupat 2013, di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Selasa (30/7/2013).

Nanan juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaannya. Sebab, kata dia, menjelang dan saat Lebaran aksi kriminalitas kerap terjadi. Tindak kejahatan tidak hanya terjadi terhadap para pemudik yang melakukan perjalanan, melainkan juga terhadap rumah-rumah yang ditinggalkan oleh warga yang pulang mudik.

"Nantinya, setiap personel yang bertugas harus bisa melakukan upaya deteksi dini secara tepat dan akurat terhadap setiap gangguan kamtibmas," ujarnya.

Nanan menambahkan, setiap personel juga diwajibkan membangun komunikasi yang baik dengan petugas keamanan lingkungan tempatnya bertugas sehingga pelaksanaan deteksi dini tersebut akan berjalan lebih optimal.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejumlah Pegawai Mundur, Pimpinan KPK: Hanya Pecinta Sejati yang Mampu Bertahan

Sejumlah Pegawai Mundur, Pimpinan KPK: Hanya Pecinta Sejati yang Mampu Bertahan

Nasional
Cerita Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Dikejar Suster karena Takut Tes Swab

Cerita Anggota Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo, Dikejar Suster karena Takut Tes Swab

Nasional
Sebaran Penambahan 4.494 Kasus Covid-19, Terbanyak di DKI Jakarta

Sebaran Penambahan 4.494 Kasus Covid-19, Terbanyak di DKI Jakarta

Nasional
Baleg DPR: Sanksi Pidana Tak Dibahas dalam Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Baleg DPR: Sanksi Pidana Tak Dibahas dalam Klaster Ketenagakerjaan RUU Cipta Kerja

Nasional
Sejumlah Pegawai Mundur, Pimpinan KPK: Ini Ujian, KPK Bukan Tempat Santai

Sejumlah Pegawai Mundur, Pimpinan KPK: Ini Ujian, KPK Bukan Tempat Santai

Nasional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2020

Nasional
Imbas Mundurnya Sejumlah Pegawai, Pimpinan KPK Akan Evaluasi Sistem Kepegawaian KPK

Imbas Mundurnya Sejumlah Pegawai, Pimpinan KPK Akan Evaluasi Sistem Kepegawaian KPK

Nasional
Hingga 26 September, Pemerintah Telah Periksa 3.169.783 Spesimen Terkait Covid-19

Hingga 26 September, Pemerintah Telah Periksa 3.169.783 Spesimen Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 26 September: Ada 119.379 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 26 September: Ada 119.379 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
UPDATE 26 September: Ada 61.628 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 September: Ada 61.628 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 September: Bertambah 3.207, Kini Ada 199.403 Orang yang Sembuh dari Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 September: Bertambah 3.207, Kini Ada 199.403 Orang yang Sembuh dari Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 90 Orang, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 10.308

UPDATE 26 September: Tambah 90 Orang, Pasien Meninggal akibat Covid-19 Jadi 10.308

Nasional
Pemerintah Sebut Pesangon PHK Beratkan Pengusaha, Minta Aturan di RUU Cipta Kerja Diubah

Pemerintah Sebut Pesangon PHK Beratkan Pengusaha, Minta Aturan di RUU Cipta Kerja Diubah

Nasional
UPDATE 26 September: Tambah 4.494, Kini Ada 271.339 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE 26 September: Tambah 4.494, Kini Ada 271.339 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Buntut Konser Dangdut, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot dan Diperiksa Propam

Buntut Konser Dangdut, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot dan Diperiksa Propam

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X