Kompas.com - 29/06/2013, 03:02 WIB
Partai Demokrat menyerahkan daftar bakal calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (22/4/2013). Rencananya ada 560 calon anggota legislatif yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum. Hadir (dari kiri ke kanan) Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik, Ketua Harian Partai Demokrat Syarieff Hasan dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. KOMPAS/ALIF ICHWANPartai Demokrat menyerahkan daftar bakal calon anggota legislatif (caleg) ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Minggu (22/4/2013). Rencananya ada 560 calon anggota legislatif yang akan didaftarkan ke Komisi Pemilihan Umum. Hadir (dari kiri ke kanan) Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Jero Wacik, Ketua Harian Partai Demokrat Syarieff Hasan dan Sekjen Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAKARTA, KOMPAS.com — Partai Demokrat akan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas), Sabtu (29/6/2013). Para petinggi partai menyatakan, rapat di Hotel Sahid, Jakarta, ini hanya akan bicara masalah internal partai, dengan kehadiran semua elite partai berlambang bintang Mercy ini.

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengatakan, agenda utama Rakornas tahun ini adalah konsolidasi pemenangan Pemilihan Umum 2014. Dalam Rakornas juga akan ada sosialisasi bursa calon presiden melalui konvensi Partai Demokrat.

Menurut Sutan, Rakornas yang rencananya dimulai pukul 10.00 WIB ini tak akan membahas masalah di luar tubuh Partai Demokrat. Tidak ada, kata dia, agenda soal koalisi partai politik pendukung pemerintah ataupun penggantian menteri di jajaran Kabinet Indonesia Bersatu II.

"Ya, ini acara rutin seperti tahun-tahun yang lalu, konsolidasi partai saja, dan (persoalan) PKS tidak ada dalam agenda," tegas Sutan, ketika dihubungi pada Jumat (28/6/2013) malam.

Sebelumnya, anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Amir Syamsuddin, juga mengatakan hal senada. Rakornas, ujar Andi, digelar untuk membahas agenda internal dan tidak akan menyinggung nasib Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di barisan koalisi partai pendukung pemerintah.

Menurut Amir, selain membahas strategi pemenangan Pemilu 2014 dan konvensi calon presiden, Rakornas juga akan dimanfaatkan untuk konsolidasi menjelang pengumuman daftar calon tetap (DCT) Pemilu 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum. Menurut jadwal tahapan pemilu yang dirilis KPU, pengumuman DCT dijadwalkan berlangsung pada 23-25 Agustus 2013.

"Saya rasa ini penting, Rakornas lebih kepada internal partai. Kalau (pembahasan) masalah status PKS, itu di forum Setgab (Sekretariat Gabungan)," kata Amir seusai menghadiri rapat bersama Tim Pengawas Bank Century, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (26/6/2013). Rakornas merupakan agenda rutin partai, yang biasanya digelar dua kali setahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Menkes Sebut PeduliLindungi Sudah Diakses Lebih dari 50 Juta Kali dalam Sehari

    Menkes Sebut PeduliLindungi Sudah Diakses Lebih dari 50 Juta Kali dalam Sehari

    Nasional
    Kesembuhan Covid-19 di Luar Jawa Bali Dekati Rata-Rata Nasional, Kasus Kematian Lebih Rendah

    Kesembuhan Covid-19 di Luar Jawa Bali Dekati Rata-Rata Nasional, Kasus Kematian Lebih Rendah

    Nasional
    Mertua SBY, Ibu Ageng, Dimakamkan di Purworejo Selasa Besok

    Mertua SBY, Ibu Ageng, Dimakamkan di Purworejo Selasa Besok

    Nasional
    Cegah Gelombang Baru Covid-19, Luhut: Kasus Positif Disarankan Sekitar 2.700-3.000 Per Hari

    Cegah Gelombang Baru Covid-19, Luhut: Kasus Positif Disarankan Sekitar 2.700-3.000 Per Hari

    Nasional
    Luhut Sebut Jumlah Tracing Covid-19 di Jawa-Bali Meningkat

    Luhut Sebut Jumlah Tracing Covid-19 di Jawa-Bali Meningkat

    Nasional
    Mertua SBY Wafat, AHY: Ibu Ageng Sosok Ibu dan Eyang Panutan

    Mertua SBY Wafat, AHY: Ibu Ageng Sosok Ibu dan Eyang Panutan

    Nasional
    Komnas HAM Akan Periksa 4 Pegawai Sekretariat KPI Terkait Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

    Komnas HAM Akan Periksa 4 Pegawai Sekretariat KPI Terkait Dugaan Perundungan dan Pelecehan Seksual

    Nasional
    Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya

    Usulan Anggaran Kemensos Rp 78,25 Triliun Disetujui DPR, Berikut Rinciannya

    Nasional
    Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Dicarikan 'Safe House' untuk Bertemu Maskur Husain

    Saksi Sebut Stepanus Robin Minta Dicarikan "Safe House" untuk Bertemu Maskur Husain

    Nasional
    Tekan Kelebihan Penghuni Lapas, Komnas HAM Usul Pemakai Narkoba Dihukum Denda

    Tekan Kelebihan Penghuni Lapas, Komnas HAM Usul Pemakai Narkoba Dihukum Denda

    Nasional
    Mertua SBY, Ibu Ageng, Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

    Mertua SBY, Ibu Ageng, Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun

    Nasional
    Penonton PON XX Papua 2021 Dibatasi 25 Persen dari Kapasitas

    Penonton PON XX Papua 2021 Dibatasi 25 Persen dari Kapasitas

    Nasional
    Batasi Pelaku Perjalanan Internasional, Pintu Masuk Udara Hanya Via Jakarta dan Manado

    Batasi Pelaku Perjalanan Internasional, Pintu Masuk Udara Hanya Via Jakarta dan Manado

    Nasional
    Luhut Klaim Penanganan Pandemi di Indonesia Dapat Penghargaan dari Banyak Negara

    Luhut Klaim Penanganan Pandemi di Indonesia Dapat Penghargaan dari Banyak Negara

    Nasional
    Ini 10 Daerah yang Masih Terapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

    Ini 10 Daerah yang Masih Terapkan PPKM Level 4 di Luar Jawa-Bali

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.