Kompas.com - 24/06/2013, 14:44 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorCaroline Damanik

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq disebut memberikan hadiah berupa satu unit Mitsubishi Grandis kepada Darin Mumtazah. Mobil yang diberikan kepada Darin tersebut diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi.

Hal ini terungkap melalui surat dakwaan tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi yang dibacakan dalam persidangan kasus dugaan korupsi kuota impor daging sapi yang menjerat Luthfi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (24/6/2013).

"Mobil Mitsubishi Grandis B 7476 UE senilai Rp 150 juta diserahkan ke Darin Mumtazah," kata Jaksa Avni Carolina.

Menurut jaksa KPK, Luthfi menyembunyikan harta yang patut diduga berasal dari tindak pidana korupsi melalui sejumlah cara, salah satunya dengan membelikan aset yang diatasnamakan orang lain. Jaksa juga menyebutkan bahwa Darin adalah istri ketiga Luthfi.

Luthfi disebut menikahi Darin sekitar 2012. Pernikahan tersebut disebut sebagai pernikahan ketiga Luthfi. Selain Darin, menurut jaksa, Luthfi memiliki dua istri lainnya. Istri pertama, Sutiana Astika, yang dinikahi pada Januari 1984, serta Lusi Tiarani, yang dinikahi pada September 2000.

Jaksa KPK juga menyebut Luthfi menggunakan nama asisten pribadinya, Rantala Sikayo, untuk menyamarkan asal usul unit Nissan Frontier hitam B 9051.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kejagung: Surya Darmadi Drop Saat Diperiksa Penyidik, Dibawa ke RS Adhyaksa

    Kejagung: Surya Darmadi Drop Saat Diperiksa Penyidik, Dibawa ke RS Adhyaksa

    Nasional
    Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko TNI, Mungkinkah Dipidana?

    Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko TNI, Mungkinkah Dipidana?

    Nasional
    Jokowi Tegaskan Tak Mau Lagi Komentari Kasus Brigadir J

    Jokowi Tegaskan Tak Mau Lagi Komentari Kasus Brigadir J

    Nasional
    Soal Prabowo Joget Lagu 'Ojo Dibandingke' di Istana, Gerindra: Itu Spontanitas

    Soal Prabowo Joget Lagu "Ojo Dibandingke" di Istana, Gerindra: Itu Spontanitas

    Nasional
    Ashabul Kahfi Resmi Dilantik Jadi Ketua Komisi VIII DPR Gantikan Yandri Susanto

    Ashabul Kahfi Resmi Dilantik Jadi Ketua Komisi VIII DPR Gantikan Yandri Susanto

    Nasional
    Mahfud Sebut Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Harus Bertambah

    Mahfud Sebut Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Harus Bertambah

    Nasional
    PPATK Bekukan Sejumlah Rekening Terkait Dugaan Uang Brigadir J Dikuras

    PPATK Bekukan Sejumlah Rekening Terkait Dugaan Uang Brigadir J Dikuras

    Nasional
    Alasan Brigjen NA Tembak Kucing di Sesko TNI: Jaga Kenyamanan dan Kebersihan

    Alasan Brigjen NA Tembak Kucing di Sesko TNI: Jaga Kenyamanan dan Kebersihan

    Nasional
    Kapuspen TNI: Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko Pakai Senapan Angin

    Kapuspen TNI: Brigjen NA Tembaki Kucing di Sesko Pakai Senapan Angin

    Nasional
    Peringatan Hari Konstitusi, Bamsoet: Pelajaran Baik di Masa Lalu Harus Dipertahankan, yang Buruk Ditinggalkan

    Peringatan Hari Konstitusi, Bamsoet: Pelajaran Baik di Masa Lalu Harus Dipertahankan, yang Buruk Ditinggalkan

    Nasional
    Gerindra Lebih Suka jika Koalisi Berisi Lebih Banyak Parpol

    Gerindra Lebih Suka jika Koalisi Berisi Lebih Banyak Parpol

    Nasional
    Suara Tidak Sah Masih Tinggi, KPU Akan Kerja Sama Parpol dan Peserta Pemilu Edukasi Pemilih

    Suara Tidak Sah Masih Tinggi, KPU Akan Kerja Sama Parpol dan Peserta Pemilu Edukasi Pemilih

    Nasional
    KPU Buka Peluang Gandeng 'Influencer' untuk Sosialisasi Pemilu dan Edukasi Pemilih

    KPU Buka Peluang Gandeng "Influencer" untuk Sosialisasi Pemilu dan Edukasi Pemilih

    Nasional
    Gerindra: Komunikasi dengan PDI-P Pasca-kerja Sama dengan PKB Sangat Bagus

    Gerindra: Komunikasi dengan PDI-P Pasca-kerja Sama dengan PKB Sangat Bagus

    Nasional
    Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

    Inalum Catatkan Kinerja Positif Selama Semester I-2022

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.