Polri: Wartawan Trans 7 Tak Tertembak

Kompas.com - 17/06/2013, 15:39 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Anton, kontributor Trans 7, terluka saat meliput aksi demonstrasi menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM) di Jambi, Senin (17/6/2013). Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Komisaris Besar Agus Rianto mengatakan, Anton tidak terkena peluru, melainkan pecahan tabung gas air mata.

"Jadi yang terkena kemungkinan akibat pecahan dari tabung gas air mata, bukan terkena peluru," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/6/2013).

Agus menjelaskan, awalnya terjadi aksi saling dorong antara pengunjuk rasa dan petugas kepolisian sekitar pukul 12.00 di depan Gedung DPRD Provinsi Jambi. Polisi pun melepaskan gas air mata ke arah pengunjuk rasa.

Menurut Agus, hal tersebut dilakukan untuk menghentikan massa bertindak anarkistis. "Namun, di tengah massa ternyata ada salah satu rekan media, saudara Anton dari Trans 7," terang Agus.

Agus terluka di bagian pelipis kanan. Dia kemudian dirawat di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher dan menjalani operasi.

Baca tentang


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X