Senin, KPU Serahkan Hasil Verifikasi Tahap II DCS ke Parpol

Kompas.com - 07/06/2013, 14:50 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah merampungkan proses verifikasi berkas bakal calon anggota legislatif (bacaleg) tahap kedua dan penyusunan daftar caleg sementara (DCS). Rencananya, data tersebut akan diserahkan KPU kepada partai politik peserta Pemilu 2014, Senin (10/6/2013) mendatang. 

"Verifikasi perbaikan akan kami berikan ke parpol. Bukan dalam bentuk DCS," kata Komisioner KPU Hadar Nafis Gumay, saat ditemui di KPU, Jumat (7/6/2013).

Hadar mengatakan, selain kepada parpol, data hasil verifikasi tahap kedua itu nantinya juga akan diumumkan melalui situs resmi KPU dan media massa pada Kamis (13/6/2013). KPU masih akan memberikan kesempatan kepada parpol untuk memperbaiki data hasil verifikasi tahap dua jika memang ditemukan adanya kesalahan. Namun, KPU membatasi perbaikan yang dapat dilakukan oleh parpol yaitu sebatas pada persoalan teknis, seperti kesalahan pada nama atau gelar.

"Misalnya untuk nama, ada kurang huruf R atau seharusnya ada gelar Doktornya, itu baru bisa. Tapi untuk gelar, harus ada pembuktian dari ijazah," terangnya.

Hadar menambahkan, akan ada perbedaan format tampilan data hasil verifikasi tahap kedua yang akan dirilis melalui website resmi KPU dan media massa. Perbedaan tampilan itu seperti dicantumkannya foto, alamat dan lambang partai asal caleg.

"Kurang lebih (perbedaannya) akan ada (lambang) partai politik di atasnya, terus nama dapil, nomor urut," ujarnya.

Penyusunan DCS dilakukan dari tanggal 30 Mei-12 Juni 2013. Setelah diumumkan pada 13 Juni 2013, masyarakat diberi kesempatan untuk memberikan masukan dan tanggapan selama 14 hari, 14-27 Juni 2013.

Masukan dan tanggapan itu akan diklarifikasi ke partai politik pada 28 Juni-4 Juli 2013. Jika dalam klarifikasi terbukti ada calon yang tidak memenuhi syarat, KPU memberi kesempatan partai untuk menggantinya. Petugas melakukan verifikasi lagi terhadap syarat bakal calon pengganti tersebut. KPU menyusun daftar calon tetap (DCT) pada tanggal 9-22 Agustus 2013.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kembangkan Rapid Test Covid-19, Kemenristek Siapkan 100.000 Alat dalam 2 Bulan

    Kembangkan Rapid Test Covid-19, Kemenristek Siapkan 100.000 Alat dalam 2 Bulan

    Nasional
    Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 yang Jadi Polemik

    Mudik di Tengah Pandemi Covid-19 yang Jadi Polemik

    Nasional
    Gugus Tugas Covid-19: Rapid Test Tak Semunya Efektif, Kita Perbanyak PCR Test

    Gugus Tugas Covid-19: Rapid Test Tak Semunya Efektif, Kita Perbanyak PCR Test

    Nasional
    Kejagung Periksa Istri Tersangka Kasus Jiwasraya Heru Hidayat

    Kejagung Periksa Istri Tersangka Kasus Jiwasraya Heru Hidayat

    Nasional
    Ray Rangkuti: Presiden Tak Boleh Biarkan Ada Bayang Kekuasaan Selain Dirinya

    Ray Rangkuti: Presiden Tak Boleh Biarkan Ada Bayang Kekuasaan Selain Dirinya

    Nasional
    Wabah Covid-19, Pemerintah Kembangkan Ventilator Portabel

    Wabah Covid-19, Pemerintah Kembangkan Ventilator Portabel

    Nasional
    Miliki Ketua BAru, MA Diminta Gelar Persidangan Uji Materi secara Terbuka

    Miliki Ketua BAru, MA Diminta Gelar Persidangan Uji Materi secara Terbuka

    Nasional
    Hoaks Covid-19 Sebabkan Gangguan Psikologis, Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Berikan Narasi Positif

    Hoaks Covid-19 Sebabkan Gangguan Psikologis, Komisi VIII DPR Minta Pemerintah Berikan Narasi Positif

    Nasional
    Amnesty: Pemidanaan Penghina Presiden Justru Bisa Tingkatkan Jumlah Orang Masuk Penjara

    Amnesty: Pemidanaan Penghina Presiden Justru Bisa Tingkatkan Jumlah Orang Masuk Penjara

    Nasional
    Tak Patuhi Maklumat Kapolri, 3.000 Warga Jatim Buat Surat Pernyataan Tak Akan Berkerumun

    Tak Patuhi Maklumat Kapolri, 3.000 Warga Jatim Buat Surat Pernyataan Tak Akan Berkerumun

    Nasional
    Kepala Gugus Tugas Covid-19: Banyak Negara dengan Sistem Kesehatan Bagus, tetapi Tak Semua Mampu

    Kepala Gugus Tugas Covid-19: Banyak Negara dengan Sistem Kesehatan Bagus, tetapi Tak Semua Mampu

    Nasional
    Pemerintah RI Terima Sumbangan Rp 82,5 Miliar dari Dunia untuk Tangani Covid-19

    Pemerintah RI Terima Sumbangan Rp 82,5 Miliar dari Dunia untuk Tangani Covid-19

    Nasional
    Lebih dari 20 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

    Lebih dari 20 Dokter Meninggal Selama Pandemi Covid-19

    Nasional
    Ucapkan Selamat, Ketua KY Yakin Ketua MA Terpilih Bisa Bawa Perubahan

    Ucapkan Selamat, Ketua KY Yakin Ketua MA Terpilih Bisa Bawa Perubahan

    Nasional
    Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Permohonan Asimilasi ke Presiden Jokowi

    Abu Bakar Ba'asyir Ajukan Permohonan Asimilasi ke Presiden Jokowi

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X