Kompas.com - 20/05/2013, 21:40 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan, para penganiaya dua jaksa yang mengeksekusi Bupati Aru Theddy Tengko harus ditangkap. Meski terjadi penganiayaan, kejaksaan juga tidak boleh surut untuk mengeksekusi terpidana kasus korupsi tersebut.

"Yang aniaya ditangkap. Enggak boleh ada penganiayaan oleh siapa saja," kata Djoko di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (20/5/2013).

Sebelumnya, Kepala Seksi Intel Kejaksaan Negeri Dobo, Maluku, Muhammaf Kasad, dan seorang jaksa bernama Hiras Silaban dianiaya sejumlah orang yang diduga pendukung Bupati Aru. Penganiayaan terjadi Rabu pekan lalu ketika keduanya berada di Kantor Pemerintahan Kabupaten Aru untuk memantau Tengko.

Djoko mengatakan, evakuasi belum bisa dilakukan karena jaksa mencari momentum yang tepat untuk eksekusi. Ia memastikan Tengko akan dieksekusi.

"Jaksa pasti lihat perkembangan, situasi di lapangan. Nanti pasti akan dieksekusi pada waktunya. Sama seperti (eksekusi) Pak Susno Duadji. Kan kayaknya juga sulit. Perlu lihat situasi," kata Djoko.

Tengko merupakan terpidana korupsi APBD Aru tahun 2006-2007. Ia divonis bersalah oleh Mahkamah Agung pada 10 April 2012 dengan hukuman empat tahun penjara, denda Rp 500 juta, dan harus mengganti kerugian negara Rp 5,3 miliar. Meski vonis sudah berkekuatan hukum tetap, Tengko belum juga dieksekusi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Komnas HAM Ingatkan Istri Ferdy Sambo Jujur soal Penembakan Brigadir J

    Komnas HAM Ingatkan Istri Ferdy Sambo Jujur soal Penembakan Brigadir J

    Nasional
    KPK Sebut Sumir Laporan Ubedilah Badrun soal Dugaan Korupsi Anak Jokowi

    KPK Sebut Sumir Laporan Ubedilah Badrun soal Dugaan Korupsi Anak Jokowi

    Nasional
    Soal Koalisi Gerindra-PKB yang Cepat Terbentuk, Muzani Sebut Karena Kesamaan Misi dan Cara Pandang

    Soal Koalisi Gerindra-PKB yang Cepat Terbentuk, Muzani Sebut Karena Kesamaan Misi dan Cara Pandang

    Nasional
    Kawal PTM Aman Saat Pandemi, IDAI: Tetap Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Kawal PTM Aman Saat Pandemi, IDAI: Tetap Jalankan Pola Hidup Bersih dan Sehat

    Nasional
    Penampilan Farel Prayoga 'Ojo Dibandingke' di Istana Negara Jadi Kekayaan Intelektual, Yang Putar Videonya Bakal Ditagih Royalti

    Penampilan Farel Prayoga "Ojo Dibandingke" di Istana Negara Jadi Kekayaan Intelektual, Yang Putar Videonya Bakal Ditagih Royalti

    Nasional
    Polri Tunggu Penyidik Soal Sangkaan Pasal 6 Polisi Terkait 'Obstruction of Justice' Kasus Brigadir J

    Polri Tunggu Penyidik Soal Sangkaan Pasal 6 Polisi Terkait "Obstruction of Justice" Kasus Brigadir J

    Nasional
    Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat: Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sebagai Pondasi

    Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat: Kesehatan dan Ketenagakerjaan Sebagai Pondasi

    Nasional
    Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Wakil Ketua Komisi III: Wujud Keseriusan Kapolri

    Istri Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Wakil Ketua Komisi III: Wujud Keseriusan Kapolri

    Nasional
    Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Sakit, Anggota Komisi III: Alasan Klasik

    Istri Ferdy Sambo Tak Ditahan karena Sakit, Anggota Komisi III: Alasan Klasik

    Nasional
    Larang Kekerasan di IPDN, Mendagri: Tak Ada Gunanya, Harus Diputus

    Larang Kekerasan di IPDN, Mendagri: Tak Ada Gunanya, Harus Diputus

    Nasional
    UPDATE 19 Agustus 2022: Bertambah 5.163, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.306.686

    UPDATE 19 Agustus 2022: Bertambah 5.163, Kasus Covid-19 di Indonesia Capai 6.306.686

    Nasional
    Bareskrim: Ancaman Bagi Polisi yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J Lumayan Tinggi

    Bareskrim: Ancaman Bagi Polisi yang Halangi Penyidikan Kasus Brigadir J Lumayan Tinggi

    Nasional
    Stafsus Mensesneg Sebut 'Reshuffle' Kabinet Sangat Memungkinkan Terjadi

    Stafsus Mensesneg Sebut "Reshuffle" Kabinet Sangat Memungkinkan Terjadi

    Nasional
    6 Polisi Terbukti Diduga Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bareskrim: Bisa Bertambah

    6 Polisi Terbukti Diduga Halangi Penyidikan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Bareskrim: Bisa Bertambah

    Nasional
    Polisi Temukan Rekaman CCTV Vital Penembakan Brigadir J

    Polisi Temukan Rekaman CCTV Vital Penembakan Brigadir J

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.