KPU Tindak Tegas Pengguna Dana Ilegal

Kompas.com - 10/05/2013, 16:10 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum akan menindak tegas seluruh peserta Pemilu 2014 yang menggunakan dana ilegal saat kampanye. Langkah tegas tersebut nantinya akan diatur di dalam Peraturan KPU terkait dana kampanye.

Hal itu dikatakan oleh anggota Komisioner KPU, Juri Ardiantoro, Jumat (10/5/2013). Menurut Juri, penggunaan dana ilegal diharamkan saat kampanye. Terlebih, jika dana tersebut berasal dari sumber yang tidak jelas asalnya. Tidak menutup kemungkinan, proses kampanye justru dijadikan ajang pencucian uang.

"Bisa kena pidana. Itu termasuk pidana yg cukup berat dan bisa membatalkan keikutsertaannya," kata Juri kepada wartawan.

Untuk itu, menurutnya, setiap peserta pemilu memiliki kewajiban untuk membuat laporan penggunaan dana kampanye. Hal itu bertujuan untuk mengurangi timbulnya kecurigaan dari masyarakat. Terlebih, peran serta masyarakat, menurut Juri, sangat penting dalam hal pengawasan terhadap peserta pemilu. Masyarakat dapat lebih optimal melakukan pengawasan terhadap peserta pemilu. Melalui laporan dari masyarakat, KPU akan menelusuri adanya kecurangan yang mungkin dilakukan oleh peserta pemilu.

"Kami harus memastikan, sumbernya, fakta. Kita juga dengar laporan masyarakat dan laporan partai kalau ada dana partai tidak sah. Proses hukum yang membuktikan, dana-dana itu berasal dari dana yang tidak sah," tegasnya.

Untuk itu, menurutnya, setiap peserta pemilu harus memisahkan antara sumber dana yang berasal dari dana partai dan dari sumber yang lain. "(Intinya) tidak boleh bercampur. Nah apakah dana kampanye atau dana partai, makanya ada rekening khusus dana kampanye yang harus terpisahkan dari rekening partai, rekening kampanye itu yang nantinya harus dilaporkan," katanya.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

    1.373.836 Kasus Covid-19 di Indonesia dan Tingginya Jumlah Anak Putus Sekolah

    Nasional
    Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

    Demokrat: KLB Dagelan Bukan Persoalan Internal Belaka, Ada Pihak Eksternal

    Nasional
    Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan 'Abuse of Power'

    Demokrat Anggap Meoldoko Lakukan "Abuse of Power"

    Nasional
    Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

    Demokrat Sebut Kubu Kontra-AHY Tekan DPD dan DPC untuk Dukung KLB

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    UPDATE 6 Maret: Sebaran 5.767 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI Jakarta

    Nasional
    Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

    Herzaky: Pemerintah Wajib Melindungi Partai Demokrat yang Sah

    Nasional
    Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

    Waketum Golkar: Aspirasi Kader Ingin Airlangga Jadi Capres 2024

    Nasional
    Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

    Pengamat: Saatnya AHY Kumpulkan DPD dan DPC, Tunjukkan Demokrat Solid

    Nasional
    Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

    Partai Demokrat Kubu Moeldoko Dinilai Berpeluang Dapatkan SK Kemenkumham

    Nasional
    Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

    Tutup Rapimnas Golkar, Airlangga Tegaskan Tolak Revisi UU Pemilu

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    UPDATE 6 Maret: 1.130.524 Tenaga Kesehatan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 6 Maret: Pemerintah Periksa 11.126.096 Spesimen Terkait Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 6 Maret: Ada 147.172 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

    UPDATE 6 Maret: Ada 66.525 Suspek Covid-19 di Indonesia

    Nasional
    UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

    UPDATE 6 Maret: Bertambah 6.823, Total 1.189.510 Pasien Covid-19 Sembuh

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X