KPK Sita Toyota Cruiser Luthfi dan Honda Jazz Fathanah

Kompas.com - 03/05/2013, 21:58 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Komisi Pemberantasan Korupsi menyita mobil Toyota FJ Cruiser yang diduga milik mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera, Luthfi Hasan Ishaaq. KPK juga menyita mobil Honda Jazz putih yang diduga milik orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah.

"Kemarin (2/5/2013), kita menyita mobil yang kaitannya dengan AF (Ahmad Fathanah), Jazz putih. Berkaitan dengan dugaan kepemilikan mobil FJ Cruiser berkaitan dengan LHI (Luthfi Hasan Ishaaq) juga kita sita," kata Juru Bicara KPK Johan Budi di Jakarta, Jumat (3/5/2013).

Kini dua mobil itu diamankan di area parkir Gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Menurut Johan, Jazz putih bernomor polisi B 15 VTA disita KPK dari seorang wanita bernama ANS. Wanita ini diduga memiliki hubungan dekat dengan Fathanah. Namun, Johan tidak merinci siapa wanita tersebut. Adapun FJ Cruiser bernomor polisi B 1340 TJE belum diketahui disita dari mana.

KPK menetapkan Luthfi dan Fathanah sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi kepengurusan rekomendasi kuota impor daging sapi. Luthfi dan Fathanah diduga menerima pemberian hadiah atau janji dari PT Indoguna Utama terkait penambahan kuota impor perusahaan tersebut. Dalam pengembangannya, Luthfi dan Fathanah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana pencucian uang.

Sejauh ini KPK telah menyita empat mobil mewah dari Fathanah, yakni Toyota Land Cruiser Prado dengan nomor polisi B 1739 WFN, Toyota Alphard B 53 FTI, Mercedes Benz C200 B 8749 BS, dan FJ Cruiser dengan nomor polisi B 1330 SZZ. Adapun mobil Cruiser Prado yang disita KPK dari Fathanah itu diduga merupakan mobil milik Luthfi.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    SBY: Sepanjang Hidup, Saya Akan Jadi Benteng Pelindung Partai Demokrat

    SBY: Sepanjang Hidup, Saya Akan Jadi Benteng Pelindung Partai Demokrat

    Nasional
    Akun WhatsApp Jubir Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi Diretas

    Akun WhatsApp Jubir Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi Diretas

    Nasional
    Sebut Ada Kader yang Ingin Ambil Alih Demokrat, SBY: Usir Orang-orang Itu...

    Sebut Ada Kader yang Ingin Ambil Alih Demokrat, SBY: Usir Orang-orang Itu...

    Nasional
    KPK Geledah Rumah di Pulo Gadung Jaktim Terkait Kasus Bansos Covid-19

    KPK Geledah Rumah di Pulo Gadung Jaktim Terkait Kasus Bansos Covid-19

    Nasional
    Menlu Retno Bertemu Menlu Thailand, Bahas Persiapan Pertemuan ASEAN Terkait Myanmar

    Menlu Retno Bertemu Menlu Thailand, Bahas Persiapan Pertemuan ASEAN Terkait Myanmar

    Nasional
    Komnas HAM Sebut Penyiksaan oleh Polisi Kerap Terjadi Saat Penangkapan dan Pemeriksaan

    Komnas HAM Sebut Penyiksaan oleh Polisi Kerap Terjadi Saat Penangkapan dan Pemeriksaan

    Nasional
    SBY: Demokrat Tak Mungkin Bisa Imbangi Kekuatan Koalisi Presiden Jokowi

    SBY: Demokrat Tak Mungkin Bisa Imbangi Kekuatan Koalisi Presiden Jokowi

    Nasional
    Kabareskrim Sebut Perlu Waktu untuk Ungkap Kasus Penembakan Laskar FPI

    Kabareskrim Sebut Perlu Waktu untuk Ungkap Kasus Penembakan Laskar FPI

    Nasional
    Wakil Ketua DPR: Vaksin Lokal Masih Perlu Kajian Lebih Lanjut

    Wakil Ketua DPR: Vaksin Lokal Masih Perlu Kajian Lebih Lanjut

    Nasional
    Satgas Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Rentan Mulai April 2021

    Satgas Sebut Vaksinasi Covid-19 untuk Kelompok Rentan Mulai April 2021

    Nasional
    SBY Sebut Demokrat Mendapat Serangan Sistematis Setiap Sampaikan Sikap

    SBY Sebut Demokrat Mendapat Serangan Sistematis Setiap Sampaikan Sikap

    Nasional
    Kompolnas: Dalam Sejumlah Kasus, Personel Polri Tak Familiar dengan HAM

    Kompolnas: Dalam Sejumlah Kasus, Personel Polri Tak Familiar dengan HAM

    Nasional
    SBY Sebut Gerakan Kudeta Demokrat Masih Ada, Kini Sembunyi-sembunyi

    SBY Sebut Gerakan Kudeta Demokrat Masih Ada, Kini Sembunyi-sembunyi

    Nasional
    Wapres: Pemerintah Berupaya Percepat Vaksinasi Covid-19

    Wapres: Pemerintah Berupaya Percepat Vaksinasi Covid-19

    Nasional
    SBY Sebut Demokrasi Berada dalam Krisis jika Kudeta di Demokrat Berhasil

    SBY Sebut Demokrasi Berada dalam Krisis jika Kudeta di Demokrat Berhasil

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X