Kompas.com - 01/05/2013, 04:03 WIB
Penulis Ilham Khoiri
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, diharapkan tegas memerintahkan Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, untuk membantu tim kejaksaan dalam mengeksekusi mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji. Jika ada pihak yang menghalangi upaya ini, bisa langsung ditangkap karena dianggap mengalang-halangi penegakan hukum.

"Presiden Yudhoyono sudah benar memerintahkan Jaksa Agung untuk mengeksekusi, tapi harus diiringi perintah langsung kepada Kepala Polri untuk membantu aparat kejaksaan," kata Ketua Badan Pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Alvon K Palma, di Jakarta, Selasa (30/4/2013).

Sebelumnya diberitakan, mantan Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal (Purn) Susno Duadji, dikawal ketat polisi saat meninggalkan rumahnya di Resor Dago Pakar, Bandung, menuju Markas Polda Jabar, Rabu lalu. Akibatnya, tim gabungan kejaksaan gagal mengeksekusi Susno, yang dihukum 3 tahun 6 bulan penjara berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA), untuk dibawa ke LP Sukamiskin.

Alvon K Palma mengungkapkan, Susno Duadji yang menolak dieksekusi memperlihatkan sikap yang tidak patriot dan melupakan sumpah dan janjinya saat menjadi polisi. Tindakannya membangkang nilai-nilai hukum dan berlindung di balik suatu kreasi tafsir atas keputusan hukum yang sudah jelas.

Saat bersamaan, kejaksaan sebaiknya mengandeng Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, secara institusi dan personal agar memberikan bantuan pengamanan pelaksanaan putusan pengadilan.

"Kepala Polri harus turun langsung untuk membantu eksekusi Susno, setidaknya agar proses eksekusi tidak lagi dihalang-halangi lagi oleh Polda Jabar. Kalau ada pihak yang menghalangi, bisa langsung ditangkap saja," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jokowi Ingin Seluruh Kekuatan Dikerahkan untuk Pencarian dan Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Jokowi Ingin Seluruh Kekuatan Dikerahkan untuk Pencarian dan Evakuasi Korban Erupsi Semeru

Nasional
Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Novel Baswedan dkk Harap Bisa Kembali ke KPK

Terima Tawaran Jadi ASN Polri, Novel Baswedan dkk Harap Bisa Kembali ke KPK

Nasional
Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Banjar, KPK Dalami Aliran Fee ke Sejumlah Pihak

Dugaan Korupsi Proyek Infrastruktur di Banjar, KPK Dalami Aliran Fee ke Sejumlah Pihak

Nasional
Kasus Bupati Musi Banyuasin, KPK Panggil Istri Alex Noerdin

Kasus Bupati Musi Banyuasin, KPK Panggil Istri Alex Noerdin

Nasional
Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Semeru, Jokowi Sampaikan Dukacita Mendalam

Tinjau Lokasi Terdampak Erupsi Semeru, Jokowi Sampaikan Dukacita Mendalam

Nasional
PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Belum Lakukan Kajian Seluruh Aspek

PPKM Level 3 Dibatalkan, Pemerintah Dinilai Belum Lakukan Kajian Seluruh Aspek

Nasional
Pemerintah Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Jelang dan Saat Libur Nataru

Pemerintah Minta Masyarakat Kurangi Mobilitas Jelang dan Saat Libur Nataru

Nasional
2.000 Rumah Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Jokowi Perintahkan Relokasi

2.000 Rumah Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru, Jokowi Perintahkan Relokasi

Nasional
Rapat Paripurna, DPR Sahkan Revisi Undang-Undang Kejaksaan Jadi UU

Rapat Paripurna, DPR Sahkan Revisi Undang-Undang Kejaksaan Jadi UU

Nasional
Menlu: 96 Negara Belum Penuhi Target WHO Capai Vaksinasi Covid-19 40 Persen

Menlu: 96 Negara Belum Penuhi Target WHO Capai Vaksinasi Covid-19 40 Persen

Nasional
Corona Varian Omicron Menyebar, Ketimpangan Vaksin di Afrika Jadi Sorotan

Corona Varian Omicron Menyebar, Ketimpangan Vaksin di Afrika Jadi Sorotan

Nasional
KPK Dalami Pengajuan Usulan Dana Insentif Daerah Tabanan

KPK Dalami Pengajuan Usulan Dana Insentif Daerah Tabanan

Nasional
Menuju Indonesia Negara Adidaya

Menuju Indonesia Negara Adidaya

Nasional
Lima Terdakwa Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Asabri Dituntut 10 hingga 15 Tahun Penjara

Nasional
Perpanjangan PPKM Luar Jawa-Bali 7-23 Desember, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 2

Perpanjangan PPKM Luar Jawa-Bali 7-23 Desember, Ini Daftar Daerah Berstatus Level 2

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.