Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 10/01/2013, 21:28 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng menyambut baik hadirnya sosok Menpora baru yang akan segera ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada Jumat (10/1/2013). Andi pun menyatakan bersedia diajak berdiskusi jika Menpora baru berkonsultasi dengannya.

"Siapa pun dia, saya ucapkan selamat dan saya dukung sepenuhnya. Apa pun yang bisa saya lakukan untuk memberikan dukungan, (saya lakukan) dengan senang hati. Kalau menpora baru perlu berkonsultasi, silakan. Saya dengan senang hati," ujar Andi, Kamis (10/1/2013), di kantor Freedom Institute, Jakarta.

Saat diminta tanggapan Andi terkait rekan separtainya, Roy Suryo, yang menggantikan posisinya sebagai Menpora, Andi enggan menjawab. "Ya nanti kita lihatlah," katanya singkat.

Posisi Menpora saat ini kosong setelah Andi Alfian Mallarangeng mengundurkan diri menyusul penetapannya sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada awal Desember lalu. Selama ini, tugas dan fungsi Menpora diemban oleh Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

Kabar penunjukan Roy Suryo sebagai Menpora ini pertama kali dibenarkan oleh anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok. "Ya, saya dengar begitu. Sudah definitif. Langsung ditunjuk dari Pak SBY," ujar Mubarok, Kamis.

Saat ditanyakan lebih lanjut alasan penunjukan Roy, Mubarok menuturkan, itu menjadi pertimbangan penuh Presiden SBY selaku Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat. Majelis Tinggi Partai Demokrat, lanjut Mubarok, juga mengikuti penuh instruksi Presiden SBY.

"Memang melalui majelis tinggi, tapi majelis tingginya kan Pak SBY juga. Kami hanya menurut saja," imbuh Mubarok.

Selengkapnya, ikuti di topik pilihan:
ROY SURYO MENPORA BARU

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.