KPK Tetapkan Andi Mallarangeng Tersangka Hambalang - Kompas.com

KPK Tetapkan Andi Mallarangeng Tersangka Hambalang

Kompas.com - 06/12/2012, 19:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng sebagai tersangka baru kasus dugaan korupsi pengadaan sarana dan prasarana olehraga di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Wakil Ketua KPK Busyro Muqoddas membenarkan hal tersebut.

“Iya. Dalam surat cegah disebutkan untuk perkara atas nama AAM (Andi Alfian Mallarangeng),” kata Busyro saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (6/12/2012).

Ihwal penetapan Andi sebagai tersangka ini pertama kali diketahui wartawan melalui surat permohonan pencegahan yang dikirimkan KPK kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Seorang fotografer Harian Kompas berhasil mengabadikan surat yang dibawa Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat jumpa pers mengumumkan pencegahan atas nama Andi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, petang ini.

Surat itu menyebutkan status Andi sebagai tersangka. Disebutkan KPK sedang melakukan penyidikan tindak pidana korupsi terkait pembangunan pengadaan sarana dan prasarana Hambalang tahun anggaran 2010-2012 yang dilakukan oleh tersangka Andi Alfian Mallarangeng selaku Menpora atau pengguna anggaran Kemenpora.

Perbuatan tersebut, menurut surat itu, diatur dalam Pasal 2 ayat 1 dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Andi diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang yang menguntungkan diri sendiri atau pihak lain namun justru merugikan keuangan negara. Ancaman hukumannya, paling lama 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

 Disebutkan pula kalau tindak pidana korupsi itu dilakukan Andi bersama kawan-kawannya.Namun tidak dijelaskan siapa kawan-kawan yang dimaksud dalam surat itu. KPK akan mengumumkan secara resmi penetapan Andi sebagai tersangka ini dalam jumpa pers besok siang.

Dalam pemberitaan sebelumnya, KPK mencegah Andi bepergian ke luar negeri selama enam bulan. Selain Andi, KPK meminta pencegahan atas nama dua orang lainnya, yakni Andi Zulkarnain Mallarangeng (Choel Mallarangeng), dan Muhammad Arief Taufiqurrahman dari PT Adhi Karya. Dalam kasus Hambalang ini, KPK sebelumnya menetapakan anak buah Andi, Kepala Biro Keuangan dan Rumah Tangga Kementerian Pemuda dan Olahraga Deddy Kusdinar sebagai tersangka. Deddy juga diduga menyalahgunakan kewenangannya.

Berita terkait dapat diikuti dalam topik:
Skandal Proyek Hambalang


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorInggried Dwi Wedhaswary
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Geng Kriminal di Malaysia Ditangkap, Aset Rp 15 Miliar Dibekukan

    Geng Kriminal di Malaysia Ditangkap, Aset Rp 15 Miliar Dibekukan

    Internasional
    KPK Periksa Made Oka Masagung yang Diduga Perantara Suap untuk Setya Novanto

    KPK Periksa Made Oka Masagung yang Diduga Perantara Suap untuk Setya Novanto

    Nasional
    Ini Identitas 7 Korban Jatuhnya Cetakan Beton Proyek Tol Becakayu

    Ini Identitas 7 Korban Jatuhnya Cetakan Beton Proyek Tol Becakayu

    Megapolitan
    YLKI Minta Pemerintah Bentuk Tim untuk Audit Proyek Infrastruktur

    YLKI Minta Pemerintah Bentuk Tim untuk Audit Proyek Infrastruktur

    Megapolitan
    Jalan Mampang Arah Kuningan Digenangi Air, Lalu Lintas Tersendat

    Jalan Mampang Arah Kuningan Digenangi Air, Lalu Lintas Tersendat

    Megapolitan
    Rambut George Washington Ditemukan Terselip di Buku

    Rambut George Washington Ditemukan Terselip di Buku

    Internasional
    Hadiri Kegiatan Calon Bupati, Camat di Magelang Dapat Peringatan Keras

    Hadiri Kegiatan Calon Bupati, Camat di Magelang Dapat Peringatan Keras

    Regional
    'Dikeroyok' 10 Partai, Calon Petahana Wali Kota Makassar Optimistis Menang

    "Dikeroyok" 10 Partai, Calon Petahana Wali Kota Makassar Optimistis Menang

    Regional
    Makam Leluhur Diterjang Longsor, KNPI Protes Pengeboran Geotermal

    Makam Leluhur Diterjang Longsor, KNPI Protes Pengeboran Geotermal

    Regional
    Jokowi Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis

    Jokowi Lantik 17 Duta Besar, dari Muliaman Hadad hingga Todung Mulya Lubis

    Nasional
    Rusaknya Fasilitas GBK dan Pertimbangan Panitia Piala Presiden Tempuh Jalur Hukum

    Rusaknya Fasilitas GBK dan Pertimbangan Panitia Piala Presiden Tempuh Jalur Hukum

    Megapolitan
    Protes Aturan Senjata, Para Pelajar Berbaring di Depan Gedung Putih

    Protes Aturan Senjata, Para Pelajar Berbaring di Depan Gedung Putih

    Internasional
    Tewas di Dalam Sumur Gas, Tiga Warga Jeneponto Berhasil Dievakuasi

    Tewas di Dalam Sumur Gas, Tiga Warga Jeneponto Berhasil Dievakuasi

    Regional
    Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi Sudah Bisa Dilalui Pasca-longsor

    Jalur Kereta Api Bogor-Sukabumi Sudah Bisa Dilalui Pasca-longsor

    Megapolitan
    Polisi Periksa 2 Saksi Robohnya Dudukan pada Tiang Tol Becakayu

    Polisi Periksa 2 Saksi Robohnya Dudukan pada Tiang Tol Becakayu

    Megapolitan

    Close Ads X