Kompas.com - 04/01/2013, 11:11 WIB
Penulis Sandro Gatra
|
EditorHindra

TANGERANG, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memastikan bahwa posisi Menteri Pemuda dan Olahraga akan diisi oleh kader dari Partai Demokrat. Hanya, Presiden belum memutuskan siapa kader yang akan mengisi posisi Menpora.

Kepastian itu disampaikan Presiden di sela-sela kunjungan kerja di perkampungan nelayan di Tanjung Pasir, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (4/1/2013).

Presiden mengatakan, penjelasan itu perlu disampaikan untuk meluruskan pemberitaan mengenai posisi Menpora belakangan ini. Banyak tokoh yang disebut masuk dalam daftar calon menpora, baik berasal dari Demokrat, parpol yang tergabung dalam koalisi pemerintahan, oposisi, maupun kalangan profesional.

Presiden menjelaskan, posisi Menpora akan diisi oleh kader Demokrat untuk memenuhi komposisi menteri asal parpol koalisi yang sudah dia tetapkan. Pada awal pemerintahan 2009, Demokrat mendapat jatah enam menteri.

Setelah itu, komposisi berubah ketika Presiden melakukan perombakan kabinet pada Oktober 2011. Jatah menteri dari Demokrat dikurangi satu menjadi lima menteri. Kini, hanya empat menteri asal Demokrat di KIB II setelah Andi Mallarangeng mengundurkan diri.

Posisi Menpora lalu dirangkap oleh Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono yang merupakan politisi Partai Golkar. Menurut Presiden, rangka jabatan itu berjalan dengan baik.

"Tentu karena yang keluar dari Partai Demokrat, demi keadilan, saya akan tetap isi kader dari Partai Demokrat. Siapa namanya tentu akan saya umumkan nanti," kata Presiden di pinggir dermaga.

Seperti diberitakan, Andi langsung mengajukan pengunduran diri setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek Hambalang, Bogor. Presiden menerima pengunduran diri Andi.

Selengkapnya, baca:
BERBURU KURSI MENPORA

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ketua MK Nikahi Adik Presiden Jokowi Hari Ini, Tenaga Ahli KSP: Mari Berprasangka Baik

    Ketua MK Nikahi Adik Presiden Jokowi Hari Ini, Tenaga Ahli KSP: Mari Berprasangka Baik

    Nasional
    Di Tengah Pertemuan GPDRR, Menlu Retno Tegaskan Indonesia Hormati Kedaulatan Wilayah Negara

    Di Tengah Pertemuan GPDRR, Menlu Retno Tegaskan Indonesia Hormati Kedaulatan Wilayah Negara

    Nasional
    Warga Cirebon Bikin Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar, Ini Respons Kepala Dislitbangad

    Warga Cirebon Bikin Alat Pengubah Air Jadi Bahan Bakar, Ini Respons Kepala Dislitbangad

    Nasional
    Syukuran Ulang Tahun ke-80, Jusuf Kalla: Hidup Saya Sistematis

    Syukuran Ulang Tahun ke-80, Jusuf Kalla: Hidup Saya Sistematis

    Nasional
    Deretan Pj Kepala Daerah yang Berstatus Polri/TNI Aktif

    Deretan Pj Kepala Daerah yang Berstatus Polri/TNI Aktif

    Nasional
    Jokowi-Mendagri Didesak Batalkan Penunjukkan Pati TNI Aktif Jadi Penjabat Bupati Seram Barat

    Jokowi-Mendagri Didesak Batalkan Penunjukkan Pati TNI Aktif Jadi Penjabat Bupati Seram Barat

    Nasional
    Kala Panglima TNI Jawab Peluang untuk Nyapres di 2024...

    Kala Panglima TNI Jawab Peluang untuk Nyapres di 2024...

    Nasional
    Megawati Ingatkan Kader Tak Lengah Meski PDI-P Unggul di Berbagai Survei

    Megawati Ingatkan Kader Tak Lengah Meski PDI-P Unggul di Berbagai Survei

    Nasional
    Tugas Baru Luhut Urus Minyak Goreng: Menteri Teknis Dinilai Gagal hingga Ketergantungan Pemerintah

    Tugas Baru Luhut Urus Minyak Goreng: Menteri Teknis Dinilai Gagal hingga Ketergantungan Pemerintah

    Nasional
    Kala Sepatu Pasukan Khusus AS-Korsel Harus Mencicipi Kerasnya Ditekuk Belasan Ribu Kali oleh Dislitbangad

    Kala Sepatu Pasukan Khusus AS-Korsel Harus Mencicipi Kerasnya Ditekuk Belasan Ribu Kali oleh Dislitbangad

    Nasional
    Koalisi, Kala Singa Tak Berdaya Menghadapi Sekawanan Hiena

    Koalisi, Kala Singa Tak Berdaya Menghadapi Sekawanan Hiena

    Nasional
    Saat Gus Yahya Melawan Arus

    Saat Gus Yahya Melawan Arus

    Nasional
    [POPULER NASIONAL] Survei Kemenkumham soal Pidana Mati | Pemerintah Akan Cabut Subsidi Minyak Goreng Curah

    [POPULER NASIONAL] Survei Kemenkumham soal Pidana Mati | Pemerintah Akan Cabut Subsidi Minyak Goreng Curah

    Nasional
    Mahasiswa Ditangkap Densus 88: Jadi Simpatisan ISIS, Berencana Serang Kantor Polisi hingga Punya IPK Tinggi

    Mahasiswa Ditangkap Densus 88: Jadi Simpatisan ISIS, Berencana Serang Kantor Polisi hingga Punya IPK Tinggi

    Nasional
    Dimyati Natakusumah Kenang Sulit Cari Suara Saat Pindah dari PPP ke PKS

    Dimyati Natakusumah Kenang Sulit Cari Suara Saat Pindah dari PPP ke PKS

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.