Kompas.com - 19/09/2012, 10:47 WIB
Penulis Joe Leribun
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Film The Innocence of Muslims telah mengguncangkan dunia, khususnya dunia Islam. Isinya dinilai menghina agama Islam, Nabi Muhammad SAW, dan para sahabat Nabi. Karena film yang disutradarai Nakoula Basseley, warga Amerika Serikat, itu mendapat penolakan dari umat Islam, termasuk umat Islam Indonesia. Majelis Ulama Indonesia menyatakan haram terhadap film yang menghina Nabi ini.

"Seperti diketahui, visualisasi Nabi Muhammad SAW menurut dasar ajaran agama Islam tidak dibenarkan dan diharamkan," kata Ketua Bidang Luar Negeri MUI KH Muhidin Junaidi, dalam konfrensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (19/9/2012).

Dia mengatakan, di Indonesia, pelarangan visualisasi Nabi diperkuat oleh MUI dengan fatwa MUI Nomor 12 tanggal 2 Juni 1988, yang berbunyi, para nabi/rasul dan keluarganya haram divisualisasikan dalam film. "Dalam riwayat, bahwa Nabi pada Fath Makkah (penaklukan Mekkah) memerintahkan untuk memecahkan, menghancurkan gambar dan patung para nabi yang terdahulu yang dipajang di Ka'bah. Ijma' Sukati juga menyebutkan tentang tidak bolehnya melukis nabi atau rasul," kata Muhidin.

Dalam kaitan dengan film The Innocence of Muslims, MUI menyatakan, pertama, melarang film ini beredar di Indonesia dalam bentuk apa pun. Kedua, mengusulkan agar para pelaku penistaan terhadap agama ini dibawa ke Mahkamah Konstitusi agar mendapat efek jera dan mendesak supaya diberi hukuman berat. Ketiga, MUI mengingatkan pihak dalam negeri agar hati-hati bila membuat film yang memasuki wilayah peka.

MUI menghargai kreativitas, tetapi tanpa penistaan terhadap agama. Keempat, umat Islam hendaknya menanggapi film ini tidak dengan emosional. Kelima, umat Islam diminta untuk waspada dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah dalam menghadapi setiap provokasi dan konspirasi musuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ketua Baleg Sebut RUU TPKS sebagai Langkah Progresif

    Ketua Baleg Sebut RUU TPKS sebagai Langkah Progresif

    Nasional
    Tinjau Banjir Sintang, Jokowi: Saya Akan Paksa Perusahaan Buat Pesemaian

    Tinjau Banjir Sintang, Jokowi: Saya Akan Paksa Perusahaan Buat Pesemaian

    Nasional
    Yonzipur 10 Kostrad Bantu Evakuasi Bencana Erupsi Gunung Semeru

    Yonzipur 10 Kostrad Bantu Evakuasi Bencana Erupsi Gunung Semeru

    Nasional
    Kemenkes: Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia

    Kemenkes: Varian Omicron Belum Terdeteksi di Indonesia

    Nasional
    Rabu Siang Ini, Baleg Gelar Rapat Pleno Penetapan Draf RUU TPKS

    Rabu Siang Ini, Baleg Gelar Rapat Pleno Penetapan Draf RUU TPKS

    Nasional
    Aliansi Mahasiswa Minta 9 Bentuk Kekerasan Seksual Tetap Masuk RUU TPKS

    Aliansi Mahasiswa Minta 9 Bentuk Kekerasan Seksual Tetap Masuk RUU TPKS

    Nasional
    Polri: Penempatan 44 Eks Pegawai KPK Sesuai dengan Kompetensi Masing-masing

    Polri: Penempatan 44 Eks Pegawai KPK Sesuai dengan Kompetensi Masing-masing

    Nasional
    Protokol Kesehatan Diterapkan di Muktamar Ke-34 NU, dari Pembatasan Kapasitas, hingga PCR

    Protokol Kesehatan Diterapkan di Muktamar Ke-34 NU, dari Pembatasan Kapasitas, hingga PCR

    Nasional
    Polri Duga Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi PT JIP Rp 315 Miliar

    Polri Duga Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi PT JIP Rp 315 Miliar

    Nasional
    Kunjungi Lokasi Terdampak Banjir Sintang, Jokowi Sebut Penyebabnya Kerusakan Daerah Aliran Sungai

    Kunjungi Lokasi Terdampak Banjir Sintang, Jokowi Sebut Penyebabnya Kerusakan Daerah Aliran Sungai

    Nasional
    Bencana Melanda, Salah Siapa?

    Bencana Melanda, Salah Siapa?

    Nasional
    Ajukan Sidang Tatap Muka, Ini Alasan Kuasa Hukum Munarman

    Ajukan Sidang Tatap Muka, Ini Alasan Kuasa Hukum Munarman

    Nasional
    Sorot Kasus Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Desak RUU TPKS dan RUU PPRT Segera Disahkan

    Sorot Kasus Kekerasan Seksual, Aliansi Mahasiswa Desak RUU TPKS dan RUU PPRT Segera Disahkan

    Nasional
    Anggota Panja Usul RUU TPKS Atur Pidana Pejabat Pelaku Kekerasan Seksual

    Anggota Panja Usul RUU TPKS Atur Pidana Pejabat Pelaku Kekerasan Seksual

    Nasional
    Menag Usulkan 4 Strategi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah dan Madrasah

    Menag Usulkan 4 Strategi Pendidikan Antikorupsi di Sekolah dan Madrasah

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.