Kompas.com - 03/09/2012, 15:35 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia perwakilan Provinsi Jawa Timur (MUI Jatim) KH Abdusshomad Buchori mengungkapkan, jika muslim Syiah tetap ada maka konflik antara Syiah dan Sunni tidak dapat dihindarkan. Hal tersebut mengacu pada persepsi negatif sebagian masyarakat Sampang terhadap komunitas Syiah

"Saya yakin kalau Syiah masih tetap ada, maka akan terus terjadi konflik. Sebelum ada Tajul Muluk (pimpinan komunitas Syiah di Sampang), Sampang aman kok," ujar Buchori di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Senin (3/9/2012).

Buchori mengklaim, komunitas Syiah telah mengganggu ketentraman warga Sampang lantaran memiliki pandangan berbeda dengan Islam Sunni. Perbedaan pokok tersebut, lanjutnya, mengacu pada rukun Iman dalam Syiah yang disebarkan Tajul pada masyarakat Sampang berbeda dengan yang dipelajari dan diyakini muslim Sunni.

Hal itu pulalah yang diakuinya menjadi latar belakang fatwa MUI Jawa Timur terhadap komunitas Syiah. "Dalam aturan MUI Pusat aja 10 kritetia dalam mendakwa aliran agama sesat. Jika 1 sudah terpenuhi dalam 10 kriteria tersebut maka aliran kepercayaan itu sudah sesat," katanya.

Dirinya menggarisbawahi, rukun iman dalam Islam Sunni ada enam sedangkan islam Syiah hanya memiliki lima. Selain itu, dirinya mengakui jika rukun Islam antara Syiah dan Sunni turut berbeda.

Di lain tempat, Ketua MUI Bidang Kerukunan Antar Umat Bergama Slamet Effendy Jusuf, berdalih fatwa MUI lebih ditujukan untuk menjaga sikap masyarakat. Menurut Effendy, penyikapan tersebut harus dihindarkan dari perbuatan yang bersifat kekerasan.

"Fatwa yang kemudian disertai dengan kekerasan tidak dibenarkan oleh MUI. Aapapun alasannya, kekerasan atas sesama manusia tidak dapat ditolerir," tegas Effendy.

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Umat Islam yang Beribadah di Masjid Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan

    Umat Islam yang Beribadah di Masjid Diharapkan Patuhi Protokol Kesehatan

    Nasional
    Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

    Mantan Anggota BPK Rizal Djalil Dituntut 6 Tahun Penjara

    Nasional
    Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

    Kepala Bappenas Sebut Pembangunan Tahap Awal Ibu Kota Negara Tunggu Pengesahan UU IKN

    Nasional
    Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

    Menag Yaqut: Masyarakat di Zona Oranye dan Merah Silakan Shalat Tarawih di Rumah

    Nasional
    MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

    MUI Sarankan Pasien Covid-19 Bergejala Ringan Tetap Puasa

    Nasional
    Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

    Jokowi: Pemerintah Sudah Siapkan Peta Jalan Pengembangan Industri 4.0

    Nasional
    SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

    SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat secara Pribadi ke Kemenkumham

    Nasional
    Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

    Kasus Korupsi di Bintan, KPK Dalami Proses Pengajuan dan Permohonan Izin Kuota Cukai

    Nasional
    Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

    Amnesty: Bukan Rekonsiliasi jika Tanpa Pengakuan dan Pertanggungjawaban Pelaku

    Nasional
    Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

    Menag: 13 Orang di Bawah Sumpah Menyatakan Hilal Sudah Terlihat

    Nasional
    Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

    Ucapkan Selamat Puasa, Wapres: Ramadhan Kali Ini Masih Perjuangan

    Nasional
    Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

    Survei Capres 2024: Elektabilitas Susi Pudjiastuti Tertinggi di Antara Tokoh Non-Parpol

    Nasional
    KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

    KSPI Minta Pemerintah Tegakkan Aturan Pemberian THR

    Nasional
    Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa 'Dissenting Opinion'

    Menag: Penetapan 1 Ramadhan Tanpa "Dissenting Opinion"

    Nasional
    Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

    Pemerintah Ubah Interval Vaksinasi Covid-19 Astrazeneca maupun Sinovac, Begini Penjelasannya

    Nasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X