Kompas.com - 20/08/2012, 14:40 WIB
Penulis Hindra Liauw
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua Umum Partai Golkar M Jusuf Kalla mengatakan, semangat Partai Golkar pimpinan Aburizal Bakrie dan Partai Nasional Demokrat pimpinan Surya Paloh adalah sama. Keduanya sama-sama ingin membangun bangsa.

Hal ini disampaikan Jusuf Kalla ketika ditanya isi pembicaraan antara dirinya dan Surya Paloh pada open house di kediaman Kalla di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Senin (20/8/2012). "Merek boleh beda, tapi jiwanya sama," kata pria yang acap disapa JK itu.

Apakah JK mendapat tawaran dari Surya Paloh untuk pindah ke Nasdem? "Saya kan mantan Ketua Umum Partai Golkar, masak pindah partai," kata JK sambil berseri-seri.

JK menegaskan, tak ada pembicaraan politik pada acara open house yang turut dihadiri para pejabat dan politisi, termasuk Ketua MPR RI Taufik Kiemas, sesepuh Partai Golkar Akbar Tandjung, Sekjen Partai Golkat Idrus Marham, dan lainnya. "Ini silaturahim Idul Fitri," kata JK singkat.

Secara terpisah, Surya Paloh mengatakan, JK adalah sosok yang baik pada Pemilu 2014. Surya Paloh mengatakan, semakin banyak sumber daya manusia pada pemilu 2014, hal tersebut semakin baik.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemenkominfo Ajak Humas Pemerintah Maksimalkan Medsos untuk Komunikasikan Program

Kemenkominfo Ajak Humas Pemerintah Maksimalkan Medsos untuk Komunikasikan Program

Nasional
Arab Saudi Buka Pintu Jemaah Umrah Internasional, Ini Kata Kemenag

Arab Saudi Buka Pintu Jemaah Umrah Internasional, Ini Kata Kemenag

Nasional
Albertina Ho Bantah Tudingan Terlibat Dalam Pembuatan SK Terkait TWK Pegawai KPK

Albertina Ho Bantah Tudingan Terlibat Dalam Pembuatan SK Terkait TWK Pegawai KPK

Nasional
Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa hingga Babinpotdirga

Panglima TNI Tinjau Pelatihan Tracer Digital Bagi Babinsa hingga Babinpotdirga

Nasional
Risma Jelaskan Langkah Cegah Korupsi Bansos: Sinkronkan Data hingga Transfer ke Rekening Penerima

Risma Jelaskan Langkah Cegah Korupsi Bansos: Sinkronkan Data hingga Transfer ke Rekening Penerima

Nasional
Dukung Perpanjangan PPKM Level 4, Fraksi PPP Minta Pemerintah Jalankan 2 Hal Ini

Dukung Perpanjangan PPKM Level 4, Fraksi PPP Minta Pemerintah Jalankan 2 Hal Ini

Nasional
Ditanya soal Pemeriksaan Anies dalam Kasus Munjul, Ini Jawaban Ketua KPK

Ditanya soal Pemeriksaan Anies dalam Kasus Munjul, Ini Jawaban Ketua KPK

Nasional
Menkes Sebut Impor Remdesivir, Actemra dan Gammaraas Akan Mulai Masuk Bulan Agustus

Menkes Sebut Impor Remdesivir, Actemra dan Gammaraas Akan Mulai Masuk Bulan Agustus

Nasional
Pemerintah Disarankan Lakukan Ini untuk Perbesar Angka Testing Covid-19

Pemerintah Disarankan Lakukan Ini untuk Perbesar Angka Testing Covid-19

Nasional
Menag Siap Kerahkan 50.000 Penyuluh Agama untuk Kampanyekan 5M

Menag Siap Kerahkan 50.000 Penyuluh Agama untuk Kampanyekan 5M

Nasional
PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali: Kegiatan Olahraga Boleh asal Tak Ciptakan Kerumunan

PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali: Kegiatan Olahraga Boleh asal Tak Ciptakan Kerumunan

Nasional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Anggota DPR: Berhasil atau Tidak, Laporkan Secara Utuh

PPKM Level 4 Diperpanjang, Anggota DPR: Berhasil atau Tidak, Laporkan Secara Utuh

Nasional
Terkendala Tingginya Kasus Covid-19, Komnas HAM Berupaya Selesaikan Laporan Akhir TWK

Terkendala Tingginya Kasus Covid-19, Komnas HAM Berupaya Selesaikan Laporan Akhir TWK

Nasional
Menkes: Kebutuhan Oksigen 2.500 Ton Per Hari, Kapasitas Produksi Hanya 1.700 Ton

Menkes: Kebutuhan Oksigen 2.500 Ton Per Hari, Kapasitas Produksi Hanya 1.700 Ton

Nasional
Aturan Makan 20 Menit, Mendagri: Upayakan Tak Mengobrol...

Aturan Makan 20 Menit, Mendagri: Upayakan Tak Mengobrol...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X