Polemik Kewenangan KPK-Polri Soal Penyamaan Tafsir - Kompas.com

Polemik Kewenangan KPK-Polri Soal Penyamaan Tafsir

Kompas.com - 07/08/2012, 23:53 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Perebutan kewenangan penyidikan antara KPK dan Polri dalam kasus dugaan korupsi pengadaan simulator SIM di Korlantas Polri, merupakan soal belum adanya kesamaan tafsir atas tafsir Undang-undang KPK yang sesungguhnya sudah jelas.

Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Senin (7/8/2012) mengatakan hal itu, di Universitas Andalas, Kota Padang, Sumbar.

Karena itulah, menurut Mahfud, sebaiknya ada kesepakatan bersama antara kedua pemimpin lembaga penegak hukum itu, tentang siapa yang lebih berwenang melakukan penyidikan.

Mahfud menambahkan, permohonan uji materi terhadap Undang-Undang MK yang sudah masuk tetap akan diproses.

Guru besar hukum tata negara Universitas Andalas, Saldi Isra, mengemukakan pula, uji materi harus difokuskan pada persoalan kewenangan penyidikan, seperti tercantum dalam Pasal 50 Undang-undang KPK.

Saldi mengatakan, apapun alasannya sesungguhnya yang berwenang melakukan penyidikan atas kasus tersebut adalah KPK.      

 

 

 

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAgus Mulyadi

    Terkini Lainnya

    Berita Populer: Memanfaatkan Jeda Pemrosesan di ATM, Anak-anak Bisa Kuras ATM Anda

    Berita Populer: Memanfaatkan Jeda Pemrosesan di ATM, Anak-anak Bisa Kuras ATM Anda

    Regional
    Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

    Pagi Ini, Dua Pemimpin Korea Berjumpa dalam Pertemuan Bersejarah

    Internasional
    Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

    Terungkapnya Pencuri 14 Laptop untuk UNBK di SMP Muhammadiyah Koja...

    Megapolitan
    KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

    KPK Supervisi Enam Kasus Dugaan Korupsi di Riau

    Nasional
    C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

    C-130 B Hercules, T-1301 beristirahat di Museum Dirgantara Yogyakarta

    Nasional
    Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

    Moeldoko: Presiden Tidak Akan Korbankan Negara untuk Tenaga Kerja Asing

    Regional
    Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

    Berita Populer: Anak Diikat di Sepeda Motor, hingga Prediksi Kiamat oleh Da Vinci

    Internasional
    Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Sejumlah Wilayah di Jabodetabek Akan Diguyur Hujan Hari Ini

    Megapolitan
    Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang 'Bengkok'

    Pengamat: Pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 Luruskan yang "Bengkok"

    Nasional
    Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

    Terjebak di Hutan Rehabilitasi, Seekor Macan Dahan Ditemukan di Pangkalan Bun

    Regional
    'Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita'

    "Indonesia Bisa Maju dengan Inovasi dan Kreativitas Generasi Muda dan Wanita"

    Nasional
    Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

    Melihat Lahan Parkir yang Akan Jadi Tempat Relokasi Pedagang Blok G

    Megapolitan
    Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

    Pencabutan Hak Politik Dinilai Signifikan Beri Efek Ngeri bagi Para Politisi

    Nasional
    KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

    KPU Imbau Calon Kepala Daerah Tak Kampanyekan Capres Saat Pilkada

    Nasional
    Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

    Mengunjungi Taman Piknik, Oase di Tengah Hiruk Pikuk Kalimalang

    Megapolitan

    Close Ads X