Istri Dhana Diperiksa Kejaksaan Agung

Kompas.com - 08/03/2012, 07:07 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Dian Anggraeni, istri Dhana Widyatmika, yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas kasus yang menjerat suaminya di Kejaksaan Agung, Jakarta, Kamis (8/3/2012).

Dian dijadwalkan akan diperiksa pada pukul 09.00 WIB nanti. "Kami berpikiran positif saja kalau dia akan datang. Karena kita panggil yang minggu lalu, tapi tdak bisa datang dan Kamis minggu ini," ujar Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Andhi Nirwanto di Jakarta.

Selain Dian, kata Andhi, akan diperiksa saksi-saksi dari pihak swasta. Namun, Andhi tidak menjelaskan lebih lanjut apakah para saksi tersebut adalah orang dari perusahaan yang ditangani wajib pajaknya oleh Dhana. "Ada beberapa saksi swasta. Pokoknya kita mengalir kok," sambungnya.

Sebelumnya diketahui, nama Dian Anggraeni sudah lebih dulu dibidik Kejaksaan Agung setelah mendapat laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dian diduga memiliki simpanan di 18 bank dengan jumlah di luar kepatutan. Satu kali transfer yang masuk ke rekening Dian misalnya sebanyak 250.000 dollar AS.

Meski dibidik, Dian yang saat ini bekerja di Subbidang Peninjauan Kembali dan Evaluasi pada Direktorat Keberatan dan Banding Ditjen Pajak belum dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung. Saat ini suaminya, Dhana, tengah mendekam di Rutan Salemba, cabang Kejaksaan Agung.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Menuju Akhir Pandemi, Epidemiolog Sarankan Lakukan Pemulihan Vaksinasi dan Perubahan Perilaku

Menuju Akhir Pandemi, Epidemiolog Sarankan Lakukan Pemulihan Vaksinasi dan Perubahan Perilaku

Nasional
Terima Ajakan Nasdem Jadi Capres 2024, Anies: Demi Bangsa Indonesia

Terima Ajakan Nasdem Jadi Capres 2024, Anies: Demi Bangsa Indonesia

Nasional
'Prank' Baim Wong dan Wibawa Polri

"Prank" Baim Wong dan Wibawa Polri

Nasional
Jokowi: Jangan Sampai Ada Perusahaan Besar di Daerah, tapi Lingkungan Sekitarnya Miskin

Jokowi: Jangan Sampai Ada Perusahaan Besar di Daerah, tapi Lingkungan Sekitarnya Miskin

Nasional
Jokowi Yakin Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh di Atas 5,44 Persen pada Kuartal Ketiga

Jokowi Yakin Ekonomi Indonesia Bakal Tumbuh di Atas 5,44 Persen pada Kuartal Ketiga

Nasional
Polri Gelar Sidang Etik AKP Rifaizal Samual Terkait Kasus Brigadir J Hari Ini

Polri Gelar Sidang Etik AKP Rifaizal Samual Terkait Kasus Brigadir J Hari Ini

Nasional
Nasdem Resmi Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Nasdem Resmi Deklarasikan Anies Baswedan Jadi Capres 2024

Nasional
Empat Parpol Tak Lolos Verifikasi Administrasi Tahap 1, Ini Penjelasan KPU

Empat Parpol Tak Lolos Verifikasi Administrasi Tahap 1, Ini Penjelasan KPU

Nasional
Pemerintah Akan Santuni Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Pemerintah Akan Santuni Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
Kapolri Jenguk Korban Luka-luka Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Kapolri Jenguk Korban Luka-luka Tragedi di Stadion Kanjuruhan

Nasional
Jokowi: Saya Paling Tidak Senang, kalau di Dalam Negeri Ada, Kita Masih Impor

Jokowi: Saya Paling Tidak Senang, kalau di Dalam Negeri Ada, Kita Masih Impor

Nasional
Anggota Komisi X Desak agar Peristiwa Kanjuruhan Dilakukan Investigasi Menyeluruh

Anggota Komisi X Desak agar Peristiwa Kanjuruhan Dilakukan Investigasi Menyeluruh

Nasional
Polri Sebut Rekomendasi Mahfud soal Perombakan Divisi Propam Harus Lewat Proses Analisis dan Kajian

Polri Sebut Rekomendasi Mahfud soal Perombakan Divisi Propam Harus Lewat Proses Analisis dan Kajian

Nasional
Jokowi: Pemulihan Ekonomi Pasca-pandemi Covid-19 Justru Semakin Tak Baik

Jokowi: Pemulihan Ekonomi Pasca-pandemi Covid-19 Justru Semakin Tak Baik

Nasional
PBNU Bakal Berikan Santunan Rp 5 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan

PBNU Bakal Berikan Santunan Rp 5 Juta untuk Korban Meninggal Tragedi Stadion Kanjuruhan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.